Connect with us

Kesehatan

Benarkah Ada Bahaya Sering Membunyikan Jari Tangan? Ini Penjelasannya

Diterbitkan

pada

bahaya sering membunyikan jari tangan

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Setelah atau hendak melaukan suatu aktivitas, kerap membunyikan jari jari. Kebiasaan tersebut dianggap sebagian orang terasa melegakan dan memuaskan. Kendati demikian, ternyata ada risiko atau bahaya sering membunyikan jari tangan yang bisa saja terjadi.

Membunyikan jari tangan atau sendi jari bisa menyebabkan tekanan negatif yang menarik gas nitrogen ke sendi, seperti saat jari berbunyi “krek”. Menurut WebMD, sebenarnya ini tidak berbahaya. Akan Ini bisa menyebabkan rusaknya massa otot dan perubahan gerak.

Belum lagi mendengar suara kretek-kretek sudah bikin puas sehingga sulit untuk menghentikan kebiasaan ini. Namun, para dokter tidak menganjurkan jika terlalu sering membunyikan jari tangan.

Adakah risiko atau bahaya sering membunyikan jari tangan yang mungkin terjadi?

Banyak mitos yang beredar tentang risiko atau bahaya sering membunyikan jari tangan. Salah satu risiko yang banyak beredar adalah dapat meningkatkan risiko terjadinya arthritis atau radang sendi. Namun, hal ini hanya sekadar mitos belaka.

Baca juga: 6 Dampak Buruk Mengunyah Es Batu, Hentikan Mulai Sekarang

Faktanya, kebiasaan ini seharusnya tidak menimbulkan rasa sakit, menyebabkan pembengkakan, hingga mengubah bentuk sendi. Apabila Anda merasakan salah satunya, maka kelainan lainnya telah terjadi.

Advertisement

Jika mengalami rasa sakit atau bengkak pada sendi sesaat atau setelah membunyikan bagian tubuh tersebut, kemungkinan beberapa gangguan telah dialami.

Percobaan seorang pria rutin membunyikan jari selama 60 tahun

Melansir DailyMail, seorang pria bernama Donald Unger ingin membuktikan risiko atau bahaya sering membunyikan jari tangan pada dirinya sendiri.

Pria asal Caliornia itu membunyikan jari di tangan kirinya sedikitnya dua kali sehari, tapi tidak pernah membunyikan jari tangan kanannya. Ini dilakukan agar ia bisa membandingkan hasil pada kedua tangannya tersebut. Sampai akhirnya setelah 60 tahun ia membuktikan bahwa ia tidak mengalami arthritis.

“Saya melihat jari saya dan tidak ada tanda sedikitpun akan arthritis di tangan,” kata Donald saat mempublikasikan temuannya dalam jurnal Arthritis and Rheumatism.

Sejauh ini penelitian yang menemukan hubungan antara membunyikan jari dan arthritis belum ada, tetapi kebiasaan seperti ini belum tentu bagus juga. Penelitian lain mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut berkaitan dengan kerusakan ligamen dan jaringan lunak.

Advertisement

Baca juga: 6 Bahaya Cubit Pipi Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua

Risiko gangguan fungsional tangan

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Annals of Rheumatic Diseases menghubungkan kebiasaan membunyikan jari dengan pembengkakan tangan dan menurunnya kekuatan tangan untuk memegang.

Hasil penelitian ini mendorong para peneliti lainnya untuk menyimpulkan bahwa kebiasaan ini mengarah kepada gangguan fungsional tangan.

Akan tetapi, pada studi lainnya menunjukkan bahwa membunyikan atau menggertakan jari pada dasarnya tidak menyebabkan nyeri, tidak memicu gangguan fungsional pada tangan, apalagi sampai menyebabkan pembengkakan pada tangan.

Apabila saat Anda membunyikannya jari, Anda merasa nyeri dan mengalami pembengkakan, kemungkinan ada penyakit yang mendasari, salah satunya rheumatoid arthritis.

Meski begitu, apa yang dilakukan secara berlebih tentu berdampak tidak baik. Menggertakan jari secara terus-menerus tetap dapat meningkatkan risiko ligamen merenggang secara berlebihan.

Advertisement

Demikian pembahasan tentang bahaya sering membunyikan jari tangan yang mungkin terjadi. Memang, ada baiknya mengurangi hingga menghentikan kebiasaan tersebut agar mempunyai sendi yang sehat meski tak menimbulkan efek fatal.***

Baca juga: 7 Bahaya Sering Menggunakan Tusuk Gigi, Batasi Mulai Sekarang!

Lanjutkan Membaca
Advertisement