Connect with us

Wisata

Ke Ubud, Ganjar Terkenang Kunjungan Obama Dan WS Rendra Di Agung Rai Museum Of Art

Diterbitkan

pada

 

Ganjar mampir ke Ubud. (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Tak diragukan lagi, kawasan Ubud, di Bali, memang banyak disinggahi kaum wisatawan. Apalagi disini, ada sebuah museum menarik, yakni Agung Rai Museum of Art (ARMA).

Daya pikat museum ini, bahkan mampu menyihir para seniman, budayawan, dan pesohor dalam negeri maupun dunia untuk datang berkunjung.

Salah satu tokoh yang berkunjung ke Agung Rai Museum of Art adalah Ganjar Pranowo. Gubernur Jawa Tengah tersebut berkunjung selepas mengikuti arahan Presiden Joko Widodo di Bali, Jumat (25/3/2022).

“Ngobrol di museumnya Agung Rai. Ternyata yang datang ke sini orang-orang penting. Para seniman, budayawan. Ini hebat. Ternyata Obama, Pak Habibie, WS Rendra pernah ke sini, termasuk Oemar Kayam. Teman saya Pak Taufik Razen juga pernah,” ujar Ganjar saat berada di Agung Rai Museum of Art, Ubud, Bali.

Advertisement

Ia berkunjung ke Agung Rai Museum of Art ditemani isteri, Siti Atikoh. Mengenakan udeng di kepala dan baju warna putih, Ganjar terlihat sangat menikmati saat mengelilingi sudut museum. Berbagai koleksi karya seni rupa dan konsep dari museum itu membuat Ganjar terpesona.

“Konsep museumnya bagus. Karena ini living museum jadi betul-betul hidup. Ada tempat menginapnya dan dia (Agung Rai) bercerita bagaimana lukisan-lukisan disitu didapatkan dari banyak tempat. Lalu ada orang luar yang tinggal di sini, bahkan ada lukisan di sini yang ternyata ada di luar dan dibeli,” tutur Ganjar.

Selama berada di museum yang diresmikan 9 Juni 1996 itu, Ganjar juga sempat berdiskusi dengan startup anak-anak muda, mahasiswa, dan para seniman. Salah satu poin penting dari diskusi itu mengenai tantangan museum pada masa sekarang. Ternyata dari peserta diskusi disampaikan bahwa permasalahan museum masih laten, yaitu museum itu tidak menarik.

“Keluhannya sama, museum tidak menarik. Padahal (Agung Rai Museum of Art) ini menarik banget. Tampaknya memang butuh story telling lebih banyak, butuh kebijakan. Kita semua hadir di sini menurut saya sesuatu yang hebat,” kata Ganjar.

Mengenai kebijakan, lanjut Ganjar, rasanya penting untuk ada kebijakan di Indonesia untuk mendorong wajib kunjungi museum. Tujuannya jelas agar anak-anak sekarang mengerti. Apalagi museum di Indonesia juga sangat banyak dengan berbagai keunikan dan kekhususan.

Advertisement

“Karena itulah secara visual orang bisa melihat, secara guide akan bisa menjelaskan, dan anak-anak bisa mendapatkan sesuatu dengan learning proses yang asyik. Mereka melihat, tanya kenapa itu terjadi, dan sebagainya,” jelasnya.

Agung Rai Museum of Art menurut Ganjar dapat menjadi contoh bagaimana mengelola museum dengan konsep yang menarik. Memadukan unsur alam dan seni, Agung Rai Museum of Art bukan hanya sebuah museum lagi, melainkan pusat seni dan pertunjukan. Sebab, selain bisa melihat koleksi lukisan permanen juga dapat melihat pameran seni, dan berbagai pertunjukan seperti teater, tari, musik, dan melukis.

“Bisa seperti museum di Ubud ini. Ada workshopnya, kalau mau melukis di sana ada, mau main gamelan di sini ada, mau diskusi bacaan bukunya juga banyak, maka menarik dan baru saya tahu Ubud itu Kecamatan dan museumnya paling banyak. Jadi kalau anak-anak wisata ke Bali, study tour, kayaknya mesti dipaksa untuk kunjungi museum, sehingga nanti akan mendapatkan sesuatu ketika datang ke sini. Keren banget,” sebutnya.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement