Wisata

10 Etika Saat Berwisata ke Tempat Baru, Penting Dipahami!

Published

on

etika saat berwisata ke tempat baru

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Setelah semakin longgarnya peraturan terkait Covid-19, banyak yang memanfaatkan waktu libur untuk jalan-jalan ke tempat baru. Setiap tempat tentu memiliki kebiasaan atau kode etik yang berbeda dari. Maka dari itu, penting untuk mengetahui sejumlah etika saat berwisata ke tempat baru.

Ketika melancong ke tempat yang baru pernah dikunjungi, memahami kebiasaan sekitar merupakan hal yang baik. Sayangnya masalah kerap terjadi ketika wisatawan tidak mematuhi aturan dan tidak memiliki etika. Hal ini tentu bisa merugikan diri sendiri.

Memahami sejumlah etika saat berwisata ke tempat baru sangat penting. Terlebih jika berkunjung ke tempat wisata alam seperti pegunungan, pantai, sungai, hutan dan sebagainya. Dengan mematuhi aturan, nantinya perjalanan Anda bisa aman dan terbebas dari hal-hal yang merugikan.

Baca juga: 6 Etika Selfie saat Berwisata yang Perlu Dipahami

Berikut beberapa etika saat berwisata ke tempat baru yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Sadari bahwa Anda adalah tamu

Etika saat berwisata ke tempat baru yang pertama yaitu menyadari bahwa Anda adalah tamu dan tidak tinggal di tempat ini. Sebagai tamu, tentu perlu menghormati tuan rumah. Ketika sedang berjalan-jalan, hormati segala sesuatu yang ada di daerah tersebut dan bersikap sopan kepada semua orang.

Advertisement

2. Cari Informasi sebelum pergi

Carilah informasi sebanyak mungkin terkait destinasi yang hendak dikunjungi. Informasi tentu bisa dengan mudah didapatkan melalui internet dan media sosial. Pasalnya, masing-masing daerah punya budaya yang berbeda. Hal yang Anda anggap biasa bisa jadi tidak biasa di destinasi tujuan.

3. Patuhi aturan setempat

Setelah mengetahui sejumlah informasi, maka etika saat berwisata ke tempat baru adalah mematuhi seluruh peraturan yang berlaku di tempat tersebut. Pahamilah bahwa setiap daerah memiliki adat istiadat atau budaya yang mungkin berbeda dari tempat Anda berasal.

4. Belajar sedikit bahasa dan bahasa tubuh

Sangat disarankan untuk belajar basaha dan bahasa tubuh destinasi tujuan Anda. Sebab di beberapa negara, ada acungan jari, gerakan kepala, atau kalimat yang biasa di negara lain, ternyata dianggap kasar dan mencemooh.

5. Perhatikan cara berbicara

Daerah atau negara tertentu mungkin memiliki sejarah atau konflik politik yang rumit. Jangan mengesampingkan kenyataan bahwa penduduk setempat mungkin sensitif terhadap topik pembicaraan tertentu.

6. Sesuaikan pakaian

Etika saat berwisata ke tempat baru berikutnya yaitu menyesuaikan pakaian. Setiap negara bisa saja memiliki aturan berpakaian tertentu, misalnya dilarang menggunakan sandal jepit atau piyama di tempat umum.

Advertisement

Seberapa pun berbeda dengan kebiasaan di tempat tinggal, patuhi aturan berpakaian tersebut sebagai tanda menghormati budaya setempat. Selain itu, acara jalan-jalan juga akan aman karena tidak melanggar aturan.

Baca juga: Pemprov Bali Terbitkan Buku Panduan Berwisata Bagi Turis Asing Saat Pandemi

Sebagai contoh, ketika berkunjung ke wilayah Masjid bersejarah di suatu kota atau negara, usahakan untuk menghormatinya dengan menutup aurat.

7. Pahami etika saat berfoto

Berkunjung ke destinasi wisata alam yang indah, terlebih yang instagramable, hal tersebut tentu tidak boleh disia-siakan. Alih-alih mendapatkan momen menarik, justru selfie malah mengundang petaka. Di sejumlah kasus, selfie kerap menyebabkan kecelakaan, bahkan memakan korban jiwa.

Maka dari itu, perhatikan wilayah sekitar dengan mengutamakan keselamatan dan usahakan tidak mengganggu orang lain. Beberapa juga ada yang melarang untuk di potret, misalnya museum mungkin menetapkan aturan dilarang berfoto.

Jika bertemu penduduk setempat dan ingin berswafoto atau memotret mereka, tanya terlebih dulu apakah mereka mau difoto. Beri tahu juga jika Anda ingin mengunggah foto itu ke media sosial.

Advertisement

8. Jangan merasa superior

Selain memahami tentang etika berfoto, etika saat berwisata ke tempat baru lainnya adalah jangan pernah sekalipun merasa superior. Tetaplah menghormati warga lokal dan sebisa mungkin berbaur meski mampu membiayain perjalanan sendiri.

9. Menjaga lingkungan

Hal yang penting dilakukan saat berjalan-jalan ada menjaga kebersihan lingkungan setempat. Sebagai wisatawan, Anda memiliki tanggung jawab untuk merawat tempat yang dikunjnugi. Jika kebersihannya terjaga, Anda juga membantu tempat itu bisa terus dikunjungi.

10. Bijak menawar barang

Etika saat berwisata ke tempat baru yang terakhir adalah bijak saat menawar barang. Liburan memang tidak lengkap jika tidak berbelanja barang. Sebagai wisatawan, membawa oleh-oleh rasanya sangat wajib. Jika ingin berbelanja, tetaplah dalam menawar barang.

Lakukan tawar-menawar dilakukan dengan sopan agar penjual merasa dihargai dan tidak membuatnya merasa malu. Jika berbelanja di toko tradisional dan harganya masih wajar, sebaiknya tidak perlu menawar harga. Di beberapa tempat, penghasilan warga bergantung pada sektor pariwisata.***

Baca juga: Tips Anti “Malas Ngantor” Pasca Libur Panjang

Advertisement
Exit mobile version