Wisata

Enaknya Pergi ke Singapura, Tak Perlu Tes Covid Lagi

Published

on

Singapura kini bebas aturan Covid-19.(ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Otoritas Singapura kini melonggarkan sejumlah aturan yang diterapkan selama pandemi Covid-19. Pelancong tak perlu tes Covid-19 lagi asal sudah vaksinasi lengkap. Aturan ini mulai berlaku 26 April.

Anak-anak yang berusia 12 tahun ke bawah dan belum vaksin juga diperbolehkan ke negara itu tanpa tes Covid-19.

Menteri Kesehatan Ong Ye Kung mengatakan negara itu telah mencapai “tonggak utama” dalam perang melawan COVID-19, dengan negara itu sekarang dapat “bernapas lega”.

Menurut Channel News Asia, Selasa (26/4) dengan tingkat infeksi COVID-19 di Singapura yang stabil, tim Kondisi Sistem Respons Wabah Penyakit (DORSCON), yang memberikan indikasi situasi penyakit saat ini, juga akan diturunkan dari Oranye menjadi Kuning.

Berikut aturan yang dilonggarkan:
● Tak lagi ada jaga jarak
Tidak akan ada lagi batasan ukuran dalam berkegiatan kelompok.

Individu tidak akan diminta untuk menjaga kelompok yang terdiri dari 10 orang untuk kegiatan yang memerlukan masker.Jarak aman juga tidak lagi diperlukan antar individu atau antar kelompok.

Advertisement

● Masih harus pakai masker
Meski penggunaan masker tetap opsional di lingkungan luar ruangan, warga masih diwajibkan memakai masker di lingkungan dalam ruangan saat mereka meninggalkan rumah. Ini termasuk di transportasi umum, pusat perbelanjaan dan pusat jajanan.

● Masih WFO
Semua pekerja akan dapat kembali ke tempat kerja. Aturan Work from Office (WFO) di Singapura naik menjadi 75 persen.

Sementara masker masih diperlukan dalam pengaturan dalam ruangan, pekerja akan diizinkan untuk melepas masker mereka di tempat kerja ketika tidak berinteraksi secara fisik dengan orang lain.

● Tak ada pemberitahuan bagi kontak erat
Pemberitahuan risiko kesehatan tidak akan lagi dikeluarkan untuk menutup kontak kasus COVID-19, dan mereka yang terinfeksi COVID-19 tidak perlu mengirimkan rincian kontak erat.

Namun, Depkes mengimbau masyarakat untuk terus melaksanakan tanggung jawab sosial. Misalnya, mereka yang dinyatakan positif Covid-19 harus memberitahu kontak dekat mereka sehingga mereka dapat mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan, seperti menguji diri sendiri sebelum meninggalkan rumah. Senangnya!***

Advertisement
Exit mobile version