Wisata

Sasar Generasi Alpha, Kemenpar Hadirkan Kampung Main selama Liburan Sekolah untuk Mengenal Desa Wisata

Published

on

Sasar Generasi Alpha, Kemenpar Hadirkan Kampung Main selama Liburan Sekolah untuk Mengenal Desa Wisata

Generasi Alpha dipilih sebagai sasaran utama program “Liburan ke Kampung Main” karena merupakan calon wisatawan sekaligus agen perubahan bagi masa depan pariwisata Indonesia. (Kemenpar)

FAKTUAL INDONESIA: Ingin liburan sekolah yang seru, edukatif, dan bermakna ikuti program aktivasi daring dan luring bertajuk “Liburan ke Kampung Main” yang dihadirkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama para mitra Co-Branding Wonderful Indonesia.

Program yang bagian dari upaya memperkenalkan pariwisata Indonesia kepada anak-anak dan keluarga melalui aktivitas bermain sambil belajar yang mengangkat kekayaan budaya, alam, serta nilai-nilai keberlanjutan ini menyasar Generasi Alpha.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya Kemenpar menghadirkan cara baru yang menyenangkan untuk mengajak masyarakat berwisata #DiIndonesiaAja sekaligus mengenalkan desa wisata kepada anak-anak sejak dini.

Baca Juga : Dampak Nyata Program Kemenpar, Pendapatan Sektor Pariwisata pada 50 Desa Wisata Terus Meningkat

“Melalui ‘Liburan ke Kampung Main’, kami ingin menghadirkan pengalaman liburan sekolah yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif. Anak-anak dapat merasakan langsung suasana Kampung Main sebagai ruang yang kaya akan budaya, kearifan lokal, dan nilai-nilai keberlanjutan,” kata Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).

Petualangan Jagung

Advertisement

Seperti dilansir laman Kemenpar, dalam aktivasi luring, masyarakat dapat mengunjungi Kampung Main Co-Branding Wonderful Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 1–5 Juli 2026. Beragam permainan edukatif dan lokakarya interaktif diselenggarakan dengan tema yang berbeda setiap hari, mulai dari gastronomi, warisan budaya dan bahari, wastra, seni dan desain, hingga wellness.

Salah satu kegiatan yang dihadirkan adalah permainan Petualangan Jagung yang mengusung konsep farm to table, sehingga anak-anak dapat mengenal proses pengolahan hasil pertanian dari kebun hingga menjadi makanan. Selain itu, tersedia pula permainan digital scavenger hunt yang mengajak peserta menyelesaikan berbagai tantangan sekaligus mengenal beragam ikon destinasi wisata Indonesia.

Baca Juga : Kemenpar Bidik Hingga 19,1 Juta Wisatawan Mancanegara pada 2027

Peserta permainan scavenger hunt berkesempatan memenangkan empat voucher staycation sebagai hadiah utama serta berbagai hadiah menarik lainnya.

Selain TMII

Bagi masyarakat yang tidak dapat berkunjung ke TMII, permainan scavenger hunt juga dapat diikuti di berbagai destinasi mitra Co-Branding Wonderful Indonesia yang tersebar di sejumlah daerah, antara lain HeHa Waterfall Bogor, HeHa Forest Sleman, Plaza Ambarrukmo dan Plaza Malioboro Yogyakarta, Pramana Craft dan Van Bloemen 1881 Sleman, serta Jatim Park Malang.

Advertisement

Masyarakat cukup mengunjungi salah satu lokasi tersebut, kemudian memindai kode QR yang tersedia di area untuk memulai permainan secara daring. Permainan ini mengajak peserta menjelajahi berbagai ikon daerah yang terinspirasi dari perjalanan wisata #DiIndonesiaAja. Aktivasi daring scavenger hunt berlangsung pada 22 Juni hingga 5 Juli 2026.

“Melalui berbagai aktivitas bermain sambil belajar yang terinspirasi dari desa wisata, anak-anak dan keluarga dapat menikmati pengalaman liburan yang seru, interaktif, sekaligus edukatif. Kami berharap program ini menjadi inspirasi baru bagi masyarakat dalam mengisi liburan sekolah sekaligus mendorong mereka mengeksplorasi beragam pengalaman wisata menarik #DiIndonesiaAja,” kata Made Ayu.

Baca Juga :  Penetrasi Pasar Tiongkok, Sales Mission Kemenpar di Shanghai dan Guangzhou Hasilkan 12.336 Potensial Pax

Sasar Generasi Alpha

Menurut Made Ayu, edukasi mengenai pariwisata berkelanjutan perlu dikenalkan sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, budaya, dan masyarakat lokal. Melalui pengalaman langsung yang menyenangkan, mereka dapat memahami pentingnya menjaga alam sekaligus menghargai proses, tradisi, dan budaya yang menjadi kekayaan setiap destinasi.

“Kami berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang mendukung pengembangan desa wisata sekaligus terinspirasi bahwa #DiIndonesiaAja merupakan pilihan liburan yang menyenangkan untuk dinikmati bersama keluarga,” ujarnya.

Advertisement

Generasi Alpha dipilih sebagai sasaran utama program karena merupakan calon wisatawan sekaligus agen perubahan bagi masa depan pariwisata Indonesia. Meski belum memiliki daya beli secara mandiri, preferensi mereka kerap memengaruhi keputusan destinasi wisata keluarga.

Di tengah kehidupan yang semakin cepat dan digital, desa wisata menawarkan pengalaman yang lebih autentik melalui konsep slow travel dan slow living sehingga anak-anak dapat lebih dekat dengan alam, budaya, serta kehidupan masyarakat lokal.

Baca Juga : Kemenpar dan BPJPH Percepat Sertifikasi Halal UMKM di 1.500 Desa Wisata

“Generasi Alpha tumbuh di era digital yang serba cepat, tetapi mereka juga membutuhkan pengalaman yang autentik dan bermakna. Melalui ‘Liburan ke Kampung Main’, kami mengajak anak-anak keluar dari rutinitas, menikmati aktivitas di alam, dan memperoleh pengalaman baru yang memperkaya wawasan mereka,” ujar Made Ayu.

Program “Liburan ke Kampung Main” juga melanjutkan berbagai inisiatif edukasi keberlanjutan yang telah dijalankan melalui kolaborasi Co-Branding Wonderful Indonesia. Sejak 2025, lebih dari 289,4 kilogram material daur ulang dan limbah kemasan dari para mitra telah diolah menjadi instalasi Totem Wonderful Indonesia. Inisiatif tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi mengenai pengelolaan sampah sekaligus pentingnya menjaga kebersihan destinasi wisata.

Melalui kolaborasi bersama para mitra Co-Branding Wonderful Indonesia, Kementerian Pariwisata terus menghadirkan berbagai aktivasi yang mendekatkan masyarakat dengan pengalaman wisata Indonesia yang berkualitas.

Advertisement

Program “Liburan ke Kampung Main” diharapkan menjadi inspirasi aktivitas liburan sekolah yang menyenangkan, memperkuat kecintaan terhadap budaya dan lingkungan, sekaligus mendorong semakin banyak keluarga menjelajahi keindahan Indonesia melalui gerakan #DiIndonesiaAja. ***

Exit mobile version