Connect with us

Teknologi

Twitter Luncurkan Fitur Edit Button untuk Pelanggan Premium di Tiga Negara

Avatar

Diterbitkan

pada

Twitter Luncurkan Fitur Edit Button

Twitter Luncurkan Fitur Edit Button untuk Pelanggan Premium di Tiga Negara (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Setelah di uji coba, Twitter akhirnya resmi meluncurkan fitur “Edit Button” untuk mengedit tweet. Namun, layanan ini baru tersedia untuk pengguna layanan premiumnya di Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

Perusahaan mengatakan tombol edit akan segera diluncurkan ke pelanggan Blue di AS, tetapi tidak memberikan tanggal peluncuran yang spesifik.

Dikutip dari cuitan akun twitter @TwitterBlue, Rabu (5/10/2022), dipastikan layanan ini hanya tersedia untuk para pengguna layanan berbayar Twitter dengan demikian layanan ini tidak tersedia untuk pengguna biasa.

Twitter secara resmi merilis fitur itu untuk pengguna setelah merasa pengetesannya selama satu bulan terakhir berjalan mulus.

Baca juga: Lama Dinanti Pengguna, Akhirnya Twitter Uji Coba Fitur “Edit Button”

“Tesnya berjalan dengan mulus, “Edit Tweet” saat ini tersedia untuk para pelanggan Twitter Blue di Kanada, Australia, dan Selandia Baru!”, cuit @TwitterBlue.

Advertisement

Selain tiga negara tersebut, pelanggan Twitter Blue lainnya yang akan mencicipi fitur “Edit” dalam waktu dekat ialah para pelanggan yang berada di Amerika Serikat. Meski begitu belum ada kepastian tanggal untuk fitur “Edit” dirilis di Negeri Paman Sam.

Dengan adanya fitur ini, pengguna berbaya dapat mengedit tweet mereka hingga 30 menit setelah memposting. Tetapi pengguna hanya dapat mengedit tweet mereka lima kali dalam jangka waktu 30 menit ini.

Meski begitu, kemungkinan bahwa Twitter memperkenalkan batasan ini untuk menghentikan orang menyalahgunakan fitur dengan mengubah konten secara drastis, sambil tetap memberi pengguna cukup waktu untuk memperbaiki kesalahan ketik atau menambahkan tagar.

Baca juga: Kini Privasi Kamu Tak Terganggu Lagi dengan Twitter Circle

Setelah pengguna mengedit tweet, nantinya akan menampilkan stempel waktu yang menunjukkan kapan tweet tersebut diedit. Pengguna lain yang membaca tweet dapat mengetuk label untuk melihat riwayat edit tweet.

Ketika Anda menggulir feed, tweet yang diedit akan menampilkan ikon pensil kecil di sebelahnya untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa tweet tersebut telah dimodifikasi.

Advertisement

Belum diketahui apakah fitur ini akan diperluas juga ke pengguna tak berbayar atau tidak. Menutup utasnya, Twitter pun menyebutkan akan melakukan pengetesan lebih lanjut untuk fitur ini ke pasar yang baru.

“Kami semangat untuk melanjutkan pengetesan lanjutan mengenai fitur ini ke pasar yang baru, kami semangat untuk mendengarkan pendapat kalian semua,” tutup Twitter.

Lanjutkan Membaca