Connect with us

Politik

Pertimbangan KPU Menggelar Pemilu Februari 2024 Dinilai Sudah Tepat

Avatar

Diterbitkan

pada

Anggota DPD RI Teras Narang. (Ist).

Anggota DPD RI Teras Narang. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar Pemilu 2024 pada bulan Februari dinilai anggota DPD RI Teras Narang sudah tepat.  Penetapan tanggal tersebut menurut dia sudah melalui pertimbangan yang matang, terukur, dan sudah layak dijadikan keputusan final.

“Menurut saya pertimbangan dan alasan dari KPU itu tidak dibuat-buat, tapi mendasar dari pengalaman, pemahaman, dan kondisi nyata di lapangan,” katanya, Rabu (8/12/2021).

Adapun alasan dan pertimbangan KPU yakni tahapan efisien dan efektif, tidak menjadi pemicu konflik yang meluas, waktunya relatif cukup bagi parpol dalam menyiapkan syarat pencalonan untuk Pilkada November 2024, kondisi cuaca bila digelar Januari merupakan puncak musim hujan, serta hari libur keagamaan.

Wakil rakyat asal Kalimantan Tengah itu pun melihat KPU sudah melakukan tugasnya dengan baik, benar dan adil. Bahkan melihat kondisi real ketatanegaraan dan penjadwalan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Sikap KPU ini pun telah mencerminkan semangat musyawarah dalam sila keempat dari Pancasila. Artinya, aktif mendengar masukan dari DPR RI di Komisi II, maupun Pemerintah,” kata dia.

Advertisement

Meski demikian, dirinya mengusulkan kepada Komite I DPD, agar pada tempatnya, dapat mendukung apa yang telah diusulkan oleh KPU. Khususnya berkaitan dengan waktu penyelenggaraan Pemilu, yakni pada 21 Februari 2024.

Gubernur Kalimantan Tengah periode 2005-2015 itu mengatakan, hal itu merupakan sikap sesuai kondisi yang ada, bukan karena KPU mengada-ada, melainkan sesuai UUD NRI 1945, UU Pemilu, dan kondisi nyata di lapangan.

“Saya juga melihat konstelasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ada dimensi politik, ekonomi, sosial, budaya, klimatologi, keagamaan hingga kesehatan yang perlu dipertimbangkan,” kata dia.
Ia pun bersyukur, usulan tersebut bak gayung bersambut, sehingga Komite I mengapresiasi KPU dalam penjadwalan, serta mendorong dijalankan kewenangan yang diberikan UU, untuk segera menetapkan jadwal serta tahapan Pemilu dan Pilkada serentak pada 2024 mendatang.

Komite I DPD juga turut mendukung usulan percepatan tahapan awal persiapan penyelenggaraan Pemilu yang akan dimulai sejak Juni 2022 mendatang.

“Mari bersama memperkuat demokrasi dengan mendorong kemandirian penyelenggara Pemilu. Kita juga harus memberikan kewibawaan pada KPU RI. Sehingga prinsip Luber Jurdil betul-betul terlaksana dengan baik,” katanya. ***

Advertisement

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement