Connect with us

Politik

Demo Mahasiswa Seharusnya Ditujukan ke DPR dan MPR Karena Disana Proses Politik Berlangsung

Avatar

Diterbitkan

pada

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Ist).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Aksi Demo Mahasiswa dengan agenda menolak Pemilu 2024 dan perpajangan masa jabatan presiden dan wakil presiden sebenarnya sudah terlambat satu langkah.

Pasalnya, Presiden Joko Widodo sudah menjawab tuntutan itu dengan melantik anggota Komisioner KPU dan Bawaslu beberapa hari lalu. Pada kesempatan itu, Presiden menegaskan bahwa pemilu 2024 tetap dilaksanakan sesuai agenda pada 14 Februari.

Kemudian, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai, kurang tepat rencana demonstrasi mahasiswa menolak penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan periode jabatan presiden ditujukan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya aksi demo ditujukan ke DPR dan MPR, karena disanalah proses demokrasi itu berlangsung.

Dia mengatakan, penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan periode jabatan presiden baru sebatas wacana dan upaya-upaya di luar proses politik atau di luar proses konstitusi yang seharusnya.

Advertisement

“Selama ini wacana maupun gerakan-gerakan penundaan pemilu atau Presiden Jokowi 3 periode itu ada di media dan di luar parlemen,” kata Dasco di Jakarta, Minggu (10/4/2022).

Dia mempertegas, seharusnya tuntutan itu ditujukan kepada DPR dan MPR, karena proses politik jika memang mau ada penundaan ataupun perpanjangan 3 periode, prosesnya dilakukan di parlemen. Karena itu dia menilai kurang tepat meminta Presiden Jokowi untuk menolak penundaan pemilu karena lebih tepat para mahasiswa menyampaikan aspirasi ke parlemen.

“Kenapa selama ini saya juga tidak terlalu banyak mau menanggapi soal isu perpanjangan penundaan pemilu maupun masa jabatan Presiden Jokowi 3 periode karena proses politiknya belum masuk,” ujarnya.
Dia mengatakan, belum ada satu pun partai yang secara resmi memasukkan usulan tersebut di DPR melalui mekanisme yang ada. Bahkan menurut dia, fraksi-fraksi telah sepakat dengan KPU bahwa untuk terus maju dalam tahapan pemilu.

“Kita sudah menentukan tanggal (pelaksanaan Pemilu 2024), kemudian tahapan-tahapan yang akan dilakukan. Kapan proses verifikasi, kapan kemudian logistik, kapan kemudian pencoblosan, semua tahapan itu dibicarakan di parlemen,” katanya.

Namun demikian, Dasco berharap demo mahasiswa yang rencananya digelar pada Senin (11/4/2022) berlangsung dengan tenang dan DPR berkomitmen untuk menjaga “pintu” demokrasi di Indonesia. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement