Connect with us

Politik

PPP Siap Usung Sandiaga di Pilpres 2024 Jika Tinggalkan Gerindra

Avatar

Diterbitkan

pada

Sandiaga Uno merupakan kader Gerindra, tapi dia tidak akan maju di Pilpres bersama Prabowo di Pilpres 2024. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Sandiaga Uno adalah salah satu nama yang masuk dalam bursa capres untuk Pilpres 2024 mendatang. Sandi disebut-sebut menjadi salah satu nama yang didukung capres oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Namun yang masalahnya, Sandi merupakan kader dari Gerindra, dan PP tidak mungkin mengusung Sandi capres kecuali Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu keluar dari Gerindra.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono menyatakan partainya siap mengusung mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu untuk maju di Pilpres 2024.

Mardiono pun berharap Sandiaga segera bergabung dengan PPP. Menurutnya, Sandiaga memiliki kapasitas sebagai tokoh politik nasional.

“Kami tentu berharap Pak Sandi bergabung lah dengan PPP termasuk nanti untuk bagaimana menghadapi Pemilu tahun 2024,” kata Mardiono di Kantor PPP, Senin (13/3/2023).

Advertisement

“Apakah nanti Pak Sandi itu kemudian kita dukung, kita usung sebagai calon di presiden-wakil presiden bisa juga,” tambahnya.

Mardiono menyebut Sandiaga sudah teruji di kontestasi politik nasional. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu terpilih saat maju sebagai calon wakil gubernur di Pilkada DKI 2017.

Sandi, lanjut Mardiono, juga teruji saat mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019 dengan mengantongi 43 persen suara.

“Artinya tokoh politik yang sudah teruji di kancah nasional,” ujarnya.

PPP, kata Mardiono saat ini memang tengah menjaring para tokoh politik nasional untuk menghadapi Pemilu 2024. Tak hanya Sandiaga, dia menyebut partainya juga terbuka dengan para tokoh lain yang ingin bergabung.

Advertisement

“Yang pasti untuk saat ini memang PPP sedang merekrut tokoh-tokoh nasional, tidak termasuk ya Pak Sandiaga Uno saja, tetapi juga ada tokoh-tokoh yang lain,” ucapnya.

 

Belum ada koalisi resmi

Sementara Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi mengatakan belum ada koalisi partai politik yang resmi terbentuk pada saat ini. Menurutnya, koalisi baru benar-benar resmi jika telah mendaftarkan capres dan cawapresnya ke KPU.

Pria yang akrab disapa Awiek itu menyebut pada Pemilu 2019 lalu saja, penentuan cawapres baru dilakukan pada menit-menit akhir.

Advertisement

“Sekali lagi kami pastikan hingga hari ini tidak ada koalisi yang resmi. Yang resmi nanti di KPU, ibarat orang ini lagi tunangan semuanya. Periode lalu bahkan ada anggota koalisi salah satu kelompok koalisi bergabungnya saat proses menuju KPU. Bahkan ada figur cawapres berganti di last minute,” kata Awiek.

Meskipun demikian, Awiek berharap ada partai lain yang bergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Koalisi ini digagas oleh PPP, Golkar, dan PAN.

“KIB sejak terbentuk memang menginginkan KIB bertambah pasukannya tidak hanya tiga parpol. Ini dalam rangka ikhtiar, kalau kemudian dalam perjalananya tidak cocok hanya tetap tiga ya apa boleh buat,” kata Awiek di kantor DPP PPP, Senin (13/3/2023).***

 

 

Advertisement

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement