Connect with us

Politik

PPP Optimis KIB Bakal kompak memberi dukungan pada Ganjar Pranowo

Avatar

Diterbitkan

pada

KIB diharapkan mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Usai PAN mengungkap harapannya bahwa Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari PPP, PAN dan Golkar, kini Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP M Romahurmuziy atau Rommy optimis KIB bakal memberikan dukungan untuk Capres Ganjar Pranowo.

Rommy merespons pertemuan Ketum Golkar Airlangga Hartato dengan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Sabtu (29/4/2023) malam, menurutnya hanya untuk mencairkan kondisi politik nasional jelang Pemilu 2024.

“Kunjungan ini tak lepas dari safari Pak AH (Airlangga Hartarto) ke seluruh anggota koalisi, baik pra maupun sesudah lebaran. Dan hal ini baik saja untuk cairnya iklim politik nasional yang cenderung tensinya menaik menuju pendaftaran capres September nanti,” kata Rommy kepada wartawan, Minggu (30/4/2023).

Rommy menyebut Airlangga Hartarto tengah membuka segala kemungkinan jelang Pilpres. Meski demikian, ia menilai KIB secara institusi tak mungkin mendukung Anies Baswedan.

“Saya melihat Pak AH (Airlangga Hartato) sedang membuka semua kemungkinan PG (Partai Golkar) akan ke mana pun dengan amanat Munas yang masih mencapreskan Pak AH,” tutur Rommy.

Advertisement

“Kalau KIB secara institusi, tak mungkin ke Anies karena sebagai anggota KIB, PPP melalui Rapimnas sudah menentukan Capresnya ke Ganjar. Kalau PG (Partai Golkar) atau PAN, mereka memiliki haknya masing-masing menentukan Capresnya sesuai salah satu poin piagam deklarasi KIB tentang kedaulatan masing-masing parpol,” ucapnya.

Rommy optimis KIB pada ujungnya akan mendukung Ganjar Pranowo. Ia menyinggung PAN yang sempat menyebut nama Ganjar saat Rakornas.

“PPP masih optimis KIB nantinya akan berujung kesamaan Capres. Apalagi Ketum PAN di Rakornasnya di Semarang beberapa saat lalu sudah menyebut nama ‘Ganjar’ sebagai Capres. Pun Partai Golkar dan PAN juga anggota existing koalisi pemerintah sehingga optimisme kami akan bersama lagi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut partainya memiliki filosofi yang sama dengan Partai Demokrat. Airlangga lantas mengulas kebersamaan dengan Demokrat di saat pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di 2004 hingga 2014.

“Partai Golkar mempunyai filosofi yang sama dengan Demokrat. Tadi disampaikan Partai Golkar dan Demokrat sempat bersama di tahun 2004 sampai 2014, dan tentu kebersamaan itu mempunyai sejarah yang sama-sama kita pahami bersama dan pengertian,” kata Airlangga usai pertemuan di kediaman SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/4/2023)

Advertisement

Airlangga mengatakan kedua partai juga sepakat bahwa pemilu bukan menjadi ajang menang-menangan. Tapi perlu kebersamaan untuk membangun negeri.

“Dan ke depan Partai Golkar dan Partai Demokrat sepakat bahwa pemilu itu bukan the winner take it off. Artinya kita ini kan Indonesia Raya, kita bukan seperti Amerika, Demokrasi yang kebarat-baratan itu demokrasi yang the winner take it off. Sedangkan kita demokrasi Pancasila jadi siapapun yang menang mari kita bersama-sama membangun negeri,” kata Airlangga.***

Lanjutkan Membaca