Connect with us

Politik

Kaesang Didukung Relawan Ganjar Pranowo Maju Pilwalkot Depok, Apa Kata Warga?

Avatar

Diterbitkan

pada

Kaesang Pangarep didukung maju sebagai calon Wali Kota Depok. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Belakangan nama Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi disebut-sebut layak maju di Pilwalkot Depok 2024 mendatang. Salah satu pendukungnya adalah Relawan Ganjar Pranowo (GP) Center.

Sejumlah warga Depok mempersilahkan jika Kaesang ingin memimpin Depok yang memang perlu pembenahan.

“Lagipula Depok udah terlalu lama dipimpin sama PKS, udah berantakan udah parah bener, jadi harus orang di luar PKS ini, jadi saya setuju banget kalau Kaesang yang mimpin,” kata warga Depok bernama Yudi saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Sabtu (1/4/2023), seperti dikutip Detik.

Yudi menyebut setiap orang yang hendak mencalonkan diri sebagai kepala daerah akan melakukan survei terlebih dahulu di wilayah tujuan termasuk Kaesang. Dia berharap Kota Depok menjadi lebih tertata jika dipimpin Kaesang.

“Kayaknya semua orang yang mau mimpin itu pasti ngelakuin survei lah, walaupun mereka bukan orang asli warga sini tapi mereka pasti ngelihat, paling nggak nanya masalah kendalanya di mana,” kata Yudi.

Advertisement

“Harapannya kayak warga Depok aja, Depok jadi lebih tertata, terbenahi dengan baik yang berantakan-berantakan,” imbuhnya.

Warga lainnya, Wahyu (50) juga mengungkapkan hal senada. Wahyu mempersilakan jika Kaesang ingin maju dalam Pilwakot Depok.

“Ya kalau memang dia mencalonkan di mari ya mendukung aja, namanya juga dia bebas kan, dia mau memilih di mana di daerah mana gitu, ya kalau warga ya dukung dukung aja,” kata Wahyu.

Dia berharap apa yang kurang di Depok dapat dibenahi oleh wali kota yang terpilih nanti. Menurutnya, setiap orang berhak mencalonkan diri sebagai wali kota di daerah manapun termasuk di Depok.

“Kalau dari warga-warga biasa yang dituntut ya apa yang kurang di Depok diperbaiki harus diselesaikan. Ya biar lebih baik aja warga Depok, gitu aja,” ucapnya.

Advertisement

Warga Depok lainnya, Candra (30) juga tak masalah jika Kaesang ingin maju dalam pilwalkot Depok. Dia berharap tanaman mati di trotoar dapat diperbaiki oleh Wali Kota Depok terpilih.

“Mendukung aja sih kayaknya Kaesang bagus juga ya. Mendukung aja ya bagus dia,” kata Candra.

“Ya kalau bisa yang tanaman mati dihidupin lagi biar tumbuh ijo-ijo gitu yang di trotoar itu dibagusin kalau bisa,” tambahnya.

Sebelumnya, dukungan terhadap Kaesang itu muncul dari relawan Ganjar Pranowo (GP) Center. Relawan tersebut bahkan akan deklarasi 1 April.

“Momentum kontestasi Pilkada 2024 merupakan momentum untuk mengganti wali kota dengan cara yang sesuai dengan konstitusi. Dan tokoh yang menurut kami ideal untuk memimpin kota Depok adalah Mas Kaesang. Dengan demikian kami, GP Center akan mengajak masyarakat dan mendeklarasikan diri pada tanggal 1 April 2023 untuk mendukung Mas Kaesang pada Pilkada Depok 2024,” kata Ketua Harian DPP GP Center Thomas Djunianto kepada wartawan, Rabu (29/3/2023) lalu.

Advertisement

Thomas mengatakan pihaknya bakal menjalin kerja sama dengan partai-partai dalam rangka menjaring dukungan ke Kaesang. “Dan kami akan bekerja sama dengan setiap partai politik yang mendukung Kaesang sebagai wali kota Depok di Pilkada 2024 nanti,” ujar dia.

Tidak hanya itu, dukungan terhadap Kaesang juga datang dari PSI. PSI Depok menilai perlunya gebrakan besar untuk memperbaiki Kota Depok.

“Depok sudah rusak sistemik ekstrim butuh gebrakan besar untuk membongkar dan memperbaiki seluruh kerusakan ini, kami PSI Kota Depok mendukung siapapun yang memiliki cita-cita untuk Kota Depok lebih baik,” kata Wakil Ketua PSI Kota Depok Icuk Pramana Putra dalam keterangan pers tertulisnya, Kamis (30/3/2023).

Icuk menerangkan ramainya warga Depok yang menginginkan Kaesang maju sebagai calon wali kota menunjukkan ketidakmampuan elite partai untuk mendengar keinginan publik. Tak hanya itu, kata Icuk, hal itu juga menunjukkan ketidakmampuan kepemimpinan saat ini untuk melakukan perubahan.

“Hal ini tidak terlepas dari ketidakmampuan elit partai politik yang tidak pernah mendengar keinginan publik saat pemilihan pemimpinnya dan juga kepemimpinan yang ada terlihat tidak mampu memberikan harapan perubahan terhadap Kota Depok,” ujarnya.

Advertisement

“Deretan permasalahan yang timbul dan tidak terselesaikan sampai ujung masa jabatan sudah jelas menunjukkan ketidakmampuan wali kota dan wakilnya, sehingga kepercayaan terhadap kepemimpinan mereka menurun,” imbuhnya.***

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement