Politik

Gegara Demo, 10 Negara Mengeluarkan Travel Warning ke Indonesia

Published

on

Gegara Demo, 10 Negara  Mengeluarkan Travel Warning ke Indonesia

Gedung DPR Senayan Jakarta, kerap menjadi sasaran tempat bagi mahasiswa dan masyarakat untuk berdemo. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Aksi unjuk rasa pada 25-31 Agustus 2025 yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia menimbulkan kekhawatiran warga asing. Sebanyak 10 negara mengeluarkan travel warning atau peningkatan level kewaspadaan akibat situasi terkini.

Meski masih ada sejumlah unjuk rasa, kondisi Indonesia saat ini sudah kondusif dan terkendali.

Namun 10 negara sudah mengeluarkan travel warning ke Indonesia. Dikutip dari situs Travel and Tour World, berikut negara yang mengeluarkan peringatan bagi warganya.

1. Australia
Negara ini menetapkan travel warning level 2 bagi warganya yang punya rencana ke Indonesia. Indonesia dinilai mengalami peningkatan risiko keamanan akibat aksi massa di beberapa kota. Warga Australia diingatkan untuk selalu mengutamakan tindak pencegahan. Dengan status ini, Australia memperhatikan perkembangan kondisi terbaru di Indonesia.

Baca Juga : Kapuspen Freddy Ardianzah Angkat Bicara Soal Isu TNI Terlibat Aksi Demo, Anggota BAIS Provokator dan Darurat Militer

2. Kanada
Pemerintah Kanada menerapkan kewaspadaan ekstra bagi warganya yang berada atau punya rencana ke Indonesia. Status ini diterapkan setelah mempertimbangkan kondisi politik dan sosial di beberapa wilayah. Apalagi terjadi aksi massa yang direspon dengan gas air mata dan meriam air untuk menertibkan kumpulan warga, serta jatuh korban jiwa.

Advertisement

3. Inggris
Negara Inggris ikut menerapkan travel warning bagi warganya, setelah ramai berita aksi massa di situs berita dan media sosial. Dengan kondisi ini, pemerintah Inggris mengharuskan warganya yang berada atau akan pergi ke Indonesia selalu mengupdate berita terkini. Warga Inggris juga harus menghindari kerumunan dan ikut instruksi pihak berwajib.

4. Amerika
Negara Amerika Serikat mengingatkan warganya untuk ekstra waspada jika ada rencana atau berencana ke Indonesia. Amerika mewajibkan warganya menghindari aksi demo dan protes, keramaian, update kabar lewat media lokal, serta saling jaga lingkungan sekitar. Dampak aksi massa juga harus diantisipasi dengan mencermati kondisi, familiar dengan rute perjalanan alternatif, dan selalu berhati-hati.

Baca Juga : Demo Mahasiswa Hari Ini,  Polwan Bagi-Bagi Makanan

5. Malaysia
Kedutaan Malaysia mewajibkan warganya menjauh dari kawanan aksi demo dan menunda kedatangan di Indonesia, terutama untuk urusan yang tidak terlalu penting. Selain itu, kedutaan mengingatkan pentingnya update informasi dari media setempat dan pengumuman dari pemerintah. Warga Malaysia bisa segera bertindak bila kondisi dirasa memburuk.

6. Singapura
Warga Singapura biasanya mengunjungi Bali atau Jakarta selama di Indonesia, untuk liburan dan menyelesaikan pekerjaan. Negara tetangga Indonesia ini mengingatkan warganya agar menghindari lokasi aksi massa. Singapura juga menekankan pentingnya terus memantau informasi terbaru dari media atau pemerintahan setempat.

7. Prancis
Kedutaan Prancis menginfokan travel warning melalui media sosial dan mengingatkan warganya agar tetap waspada. Kedutaan juga mewajibkan untuk menghindari area unjuk rasa dan mematuhi instruksi pihak berwajib. Prancis juga menekankan pentingnya memastikan keamanan di lingkungan yang sangat dinamis, terutama di area yang berpotensi terjadi demonstrasi.

Advertisement

Baca Juga : Mensos Gus Ipul Janji Berikan Santunan Rp 15 Juta Bagi Korban Demo yang Meninggal Dunia

8. Jepang
Travel warning mengambil langkah perlindungan terhadap warganya dengan mengeluarkan travel warning. Jepang menyarankan warganya tidak berada di lokasi protes terutama sekitar Gedung DPR/MPR. Kedutaan Jepang juga mengingatkan warganya agar segera menyingkir bila berada di sekitar lokasi demo, untuk mengantisipasi perburukan kondisi.

9. Jerman
Kementerian luar negeri Jerman aktif memberikan info terkini seputar aksi massa di beberapa kota besar Indonesia. Jerman menyarankan warganya menghindari pusat kota dan area sekitar kantor polisi, tempat aksi massa biasa terjadi. Jerman juga menyarankan warganya update informasi dan mematuhi saran dari pemerintah atau pihak berwajib setempat.

Baca Juga : Total Kerugian Akibat Demonstrasi Anarkis Hampir di Seluruh Indonesia Rp 900 Miliar

10. Selandia Baru

Seperti yang lain, Selandia Baru menyarankan warganya tidak berkunjung ke Indonesia kecuali untuk urusan sangat penting. Warga Selandia Baru yang berada di Jakarta, Surabaya, Pulau Sulawesi, dan area lain di Bali. Kedutaan mengingatkan warga selalu waspada, segera menyingkir, atau mencari perlindungan bila berada di area unjuk rasa.

Selain menjaga keamanan diri sendiri, travel warning juga mengingatkan warga agar menjaga lingkungan sekitar dari kerusakan.***

Advertisement
[tps_header]

[/tps_header]

Exit mobile version