Connect with us

Politik

Sikap Tegas Imigrasi Singaraja Mendeportasi WNA Langgar Prokes Diapresiasi DPR

Avatar

Diterbitkan

pada

Anggota Komisi III DPR RI Sahroni. (Ist).

Anggota Komisi III DPR RI Sahroni. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Tindakan tegas petugas imigrasi Kelas 2 TPI Singaraja, Bali yang mendeportasi Warga Negara Asing (WNA) mendapat apresiasi dari anggota DPR RI. Pihak imigrasi telah memulangkan WNA asal Rusia berinisial DA dan OM asal Ukraina dengan alasan melanggar protokol kesehatan.

“Apresiasi kepada pihak Imigrasi lantaran mereka telah tegas kepada para WNA yang bandel atau melanggar aturan di negara kita terkait standar protokol kesehatan,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di Jakarta, Selasa (2/11/2021).

Kebijakan deportasi diambil karena kedua WNA tersebut ketahuan melakukan aksi penipuan berupa pemalsuan surat keterangan hasil tes PCR COVID-19. Keduanya dideportasi setelah menjalani masa penahanan di Lapas Kelas IIB Karangasem selama 8 bulan.

Menurut Sahroni, langkah yang diambil Imigrasi sudah tepat dan menunjukkan ketegasan institusi tersebut dalam menindak pelanggar aturan.

Dia menilai langkah deportasi ketika ditemukan indikasi penipuan surat PCR langsung ditindak memang harus dilakukan untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak main-main terkait aturan prokes.
Menurut dia, ketegasan dari pihak Imigrasi dapat menjadi peringatan untuk wisatawan asing lainnya agar tidak menganggap remeh aturan protokol kesehatan di Pulau Dewata atau di manapun di Indonesia.

Advertisement

“Memang sangat perlu ketegasan seperti yang dilakukan pihak Imigrasi. Karena tidak sedikit warga negara asing yang melakukan tindakan pelanggaran terhadap prokes di Indonesia,” ujarnya.

Sahroni menilai ketegasan tersebut akan sangat membantu mengurangi penularan COVID-19, khususnya di daerah Bali yang memang terbuka untuk turis.

Selain itu, menurut dia tindakan tegas itu, dapat memberikan efek jera kepada WNA sehingga tidak ada yang bandel dan menyepelekan aturan protokol kesehatan di Indonesia apalagi mencoba melanggarnya. ***

 

Advertisement
Lanjutkan Membaca