Connect with us

Politik

Tampak Humanis, Wakil Sekjen PDIP Utut Adianto Nilai Perubahan Besar Prabowo

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal DPP PDI Perjuangan Utut Adianto menilai Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat ini tampak humanis

Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal DPP PDI Perjuangan Utut Adianto menilai Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat ini tampak humanis

FAKTUAL-INDONESIA: Manuver Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengunjungi partai-partai lain mendapat respon dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal DPP PDI Perjuangan Utut Adianto menilai ada perubahan besar pada Prabowo.

Menurut Utut, saat ini Prabowo  tampak humanis dan tak mudah marah sehingga tampak berbeda dengan sosoknya yang dahulu.

“Yang jelas sekarang Pak Prabowo ‘kan tampak berbeda dengan Pak Prabowo yang dahulu. Pak Prabowo (sekarang) yang humanis, yang tidak mudah marah mendekati semua titik, ‘kan itu perubahan besar dari beliau,” kata Utut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat.

Dalam pantauan media, antaranews.com melaporkan, Utut menyampaikan hal itu ketika merespons Prabowo yang kerap bermanuver mengunjungi partai-partai politik lain sebagai penjajakan kerja sama politik, termasuk kunjungannya ke DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jakarta, Rabu (2/8/2023).

Advertisement

“Kalau mau dibilang manuver, ya, boleh,” imbuhnya.

Terkait dengan PDI Perjuangan akan melakukan manuver atau penjajakan koalisi dengan partai politik lainnya, Utut mengatakan bahwa partainya melakukan penjajakan kerja sama politik.

“Konsepnya bukan koalisi, konsepnya kerja sama. Kalau kerja sama, itu ‘kan hand in hand,” ucapnya.

Ia menyebut konsep kerja sama politik itu sebagaimana yang dilakukan PDI Perjuangan dengan PPP, Partai Hanura, dan Perindo saat ini.

“Kalau kerja sama itu ‘kan basisnya adalah saling percaya, basisnya adalah sama-sama saling memajukan,” tuturnya.

Advertisement

Konsep kerja sama itu, kata dia, sebagaimana yang diajarkan pul oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Itu bukan adagium, melainkan pemahaman yang diberikan oleh Ibu Ketua Umum kami. Benar apa enggak? Itu biar teman-teman yang menilai. Akan tetapi, kerja sama rasanya lebih pas. Kalau kerja sama itu ada cita-cita bersama, kerja sama itu journey, perjalanan, bisa menyakitkan, merepotkan, bisa juga indah,” ucap dia. ***

Lanjutkan Membaca