Connect with us

Politik

Pilpres 2024: Dialog Kebangsaan dengan Konferensi Wali Gereja Indonesia, Anies Dinilai Selalu Pegang Komitmen

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Calon presiden (Cawapres) nomor urut 1 Anies Baswedan bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Kamis (18/1/2024)

Calon presiden (Cawapres) nomor urut 1 Anies Baswedan bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Kamis (18/1/2024)

FAKTUAL INDONESIA: Calon presiden (Cawapres) nomor urut 1 Anies Baswedan menyambangi Gedung Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Jakarta Pusat, untuk menyambung silaturahmi dan berdiskusi tentang kebangsaan.

Anies diterima pimpinan KWI Mgr Antonius Subianto Bunjamin dan Sekretaris Komisi Kerasulan Romo Yohanes Kurnianto.

Usai pertemuan, Anies menjelaskan, selain untuk menyambung kembali silaturahmi yang selama ini terbangun di Jakarta, juga menceritakan apa yang menjadi gagasan dan rencana untuk Indonesia ke depan.

Diharapkan pula bahwa gagasan itu dapat disampaikan dan diteruskan kepada umat apabila ada yang bertanya dan mencari referensi.

“Kami menceritakan prioritas kesetaraan dan keadilan di dalam pembuatan kebijakan-kebijakan kami nantinya,” kata Anies.

Advertisement

Sementara itu Ketua Presidium KWI Mgr Antonius Subianto menyampaikan terima kasihnya atas kehadiran Anies.

“Kami berterima kasih atas kehadiran Pak Anies atas berbagai gagasan selama proses ini, karena apa yang dikatakan Pak Anies bagian dari mencerdaskan anak bangsa Indonesia untuk makin paham apa yang baik dan apa yang benar. Maka kami paham apa yang baik dan apa yang benar, maka kami mendukung apa yang dilakukan Pak Anies,” ucapnya.

Dia yakin apa yang telah disampaikan Anies Baswedan dapat menempati janji-janjinya bila terpilih menjadi Presiden 2024.

“Maka kami paham apa yang baik dan apa yang benar, maka kami mendukung apa yang dikakukan Pak Anies,” ujarnya.

Dia berharap, para calon presiden selalu menjaga keharmonisan agar tidak terpecah belah dan tidak saling menjelekkan satu sama lain.

Advertisement

“Kami berharap para calon presiden tidak saling menjelekkan, tapi saling mencerdaskan kehidupan bangsa dan apa yang dilakukan tadi untuk membangun kesetaraan bangsa itu yang menjadi cita cita Pak Anies, yang kami puji gagasan-gagasan diantaranya itu,” ujarnya.

Antonius menilai Anies Baswedan merupakan orang yang selalu memegang janji dan berpendidikan.

“Yang kedua, Pak Anies sangat komit akan kehidupan berbangsa dan berpendidikan. Kami dari KWI tentu sangat terlibat tentang etika,” imbuhnya.

Antonius mengatakan pihaknya memang terbuka untuk dialog dengan para peserta Pilpres. Di mana sebelum Anies, kata Antonius, pihaknya telah berdialog dengan pasangan Ganjar-Mahfud. Sementara terhadap Prabowo-Gibran, kata dia, tengah mencari waktu yang tepat.

“Kami sambut penuh hormat, kami minta untuk semua saling mencerdaskan kehidupan bangsa. Pada akhirnya siapa yang akan menjadi Presiden, kami dukung, kami tidak pernah melarang umat kami, tidak memilih ini itu. Tapi pilihlah berdasarkan hati nurani,” ujarnya.

Advertisement

Di situ juga Antonius menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam politik praktis.

“Kami tidak masuk dalam politik politik praktis, kecuali pada kemanusiaan persatuan, kesejahteraan, etika berbangsa,” ucap Antonius. ***

Lanjutkan Membaca