Connect with us

Politik

Pilpres 2024: Demi Pemilu Berintegritas dan Jujur, THN Amin dan TPN Gama Bersatu Dobrak Kecurangan

Gungdewan

Diterbitkan

pada

THN Capres – Cawapres  Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (Amin) dan TPN paslon Ganjar Pranowo -Mahfud Md (Gama) siap laporkan dugaan kecurangan pemilu

THN Capres – Cawapres Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Amin) dan TPN paslon Ganjar Pranowo -Mahfud Md (Gama) bersatu siap laporkan dugaan kecurangan pemilu

FAKTUAL INDONESIA: Bersatu mendobrak dan membongkar dugaan kecurangan dalam pemilihan umum (Pemilu), khususnya pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024.

Tekad itu membara dalam dada Tim Hukum Nasional (THN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres – Cawapres) nomor urut 01, Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Amin) dan Tim  Pemenangan Nasional (TPN) Capres – Cawapres nomor 03, Ganjar Pranowo –Mahfud Md (Gama).

THN Amin dan TPN Gama kompak berkomitmen untuk melaporkan dugaan kecurangan Pemilu 2024, demi menghasilkan pemilu berintegritas dan jujur.

“Kami sudah komunikasi sejak lama. Kami akan mengungkap fakta kecurangan ini, untuk menghasilkan pemilu berintegritas dan jujur,” kata Ketua THN AMIN Ari Yusuf Amir di Jakarta, Selasa.

Menurut Ari, keseriusan itu dibuktikan dengan adanya salah seorang advokat dari TPN sebagai penghubung antar kedua belah pihak. “Tiap hari ada informasi, kami sampai ke penghubung, demikian juga informasi dari TPN, turut disampaikan kepada kami,” jelasnya.

Advertisement

Dia menjelaskan salah satu kesamaan fakta yang didapatkan THN AMIN dan tim hukum TPN Ganjar-Mahfud, adalah pengerahan kepala desa, untuk memilih salah satu pasangan calon tertentu.

“Mereka (TPN, red) menemukan fakta yang sama misalnya tentang kepala desa,” ungkapnya.

Bahkan kata Ari, TPN menemukan fakta adanya intimidasi ke kepala desa, salah satunya di Jawa Tengah.

Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud Md mengatakan TPN Ganjar-Mahfud membentuk tim hukum dengan tujuan untuk memperkarakan pemilu.

Deputi 360 TPN Ganjar-Mahfud, Syafril Nasution menambahkan, pembentukan tim hukum tersebut dilakukan berdasarkan arahan pasangan calon Ganjar Pranowo-Mahfud Md serta para ketua umum partai politik pengusung paslon Ganjar-Mahfud, yakni PDI Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan Partai Perindo.

Advertisement

Setelah resmi membentuk tim hukum yang bernama Tim Hukum Pembela Demokrasi dan Keadilan Ganjar-Mahfud tersebut, ia mengatakan TPN juga menunjuk dua advokat senior, yakni Todung Mulya Lubis sebagai ketua tim hukum dan Hendry Yosodiningrat sebagai wakil ketua.

Pemilu 2024 meliputi pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.

Terus Kumpulkan Bukti

THN Amin terus mengumpulkan bukti-bukti dugaan kecurangan Pemilu, untuk laporan ke Bawaslu.

“Kami saat ini berhasil mengumpulkan fakta-fakta dan bukti-bukti yang mempunyai nilai pembuktian, jadi bukan hanya informasi tapi nilai pembuktian,” kata Ari.

Advertisement

Lanjut dia, bukti-bukti itu terus dikumpulkan tim hukum AMIN di pusat dan daerah, yang nantinya dipergunakan dalam proses pelaporan di Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi (MK).

Ari menjelaskan bukti yang dikumpulkan, jauh sebelum proses pencoblosan dilakukan.

Dia mengatakan bukti dugaan kecurangan itu dilakukan secara terstruktur, yang melibatkan penyelenggara Pemilu, aparat penegak hukum sampai kepala desa.

“Fakta-fakta yang ada di lapangan kami kumpulkan, dan akan kami sampaikan di persidangan,” ujarnya.

Dia mencontohkan salah satu contoh bukti adalah pengerahan kepala desa, untuk memilih salah satu pasangan calon tertentu.

Advertisement

THN AMIN lanjut dia, telah menyiapkan para saksi untuk dihadirkan di persidangan.

“Memang kami mengalami kendala, saat ini banyak saksi-saksi kami diintimidasi, ditekan dilaporkan ke polisi, ada juga yang ditawarkan imbalan dan macam-macam bentuknya,” ungkapnya. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement