Politik

Mulyanto: MPW Memegang Peran Strategis dalam Menjaga Marwah Perjuangan PKS

Published

on

Mulyanto: MPW Memegang Peran Strategis dalam Menjaga Marwah Perjuangan PKS

Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS Mulyanto mengajak seluruh jajaran MPW PKS di seluruh Indonesia terus hadir di tengah masyarakat sebagai solusi atas berbagai persoalan bangsa. (Foto: pakmul.id)

FAKTUAL INDONESIA: Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS adalah garda terdepan dalam mengawal ideologi partai, di samping juga membina kader-kader eksekutif dan legislatif.  Ini adalah peran sekaligus tanggung jawab penting dan strategis bagi gerak PKS, khususnya dalam berkhidmat melayani masyarakat di wilayahnya.

Demikian disampaikan Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS Mulyanto dalam Forum Konsultasi Nasional (FKN) II MPW–MPP PKS Tahun 2026 yang berlangsung pada 27–28 Juli 2026 di Hotel Citadines Antasari, Jakarta.

Baca Juga : Pasal 50A UU P2SK Perlu Penjelasan Tegas, Mulyanto: Bukan Menciptakan Ruang yang Dapat Disalahgunakan

“Jadi kita tidak boleh berleha-leha, karena MPW PKS ini memiliki peran yang sentral dalam menjaga marwah Partai dan arah kebijakan organisasi di wilayah”, tegasnya.

Menurut Mulyanto, Forum Konsultasi Nasional MPW–MPP, yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis PKS 2025-2030, adalah wahana yang vital dalam proses sinkronisasi kebijakan pusat dan wilayah, sekaligus sebagai ruang untuk evaluasi implementasi berbagai kebijakan dasar dan rencana strategis partai.

“Forum ini merupakan instrumen bagi upaya memperkuat sinergi antara pusat dan wilayah, agar seluruh kebijakan dan rencana strategis partai dapat dijalankan secara efektif, efisien dan terukur”, ujarnya.

Advertisement

Baca Juga : Atasi Kelangkaan Batubara PLN, Mulyanto Usul Kawinkan Kebijakan DMO dan Royalti Progresif

Terkait tugas pembinaan pejabat publik, Menurut Mulyanto, salah satu fokus utamanya adalah peningkatkan kualitas pejabat publik, agar mereka mampu menjalankan fungsi representasi, legislasi dan pelayanan masyarakat secara optimal sesuai dengan nilai-nilai perjuangan partai.

Pembinaan pejabat publik ini penting agar setiap kader yang mengemban amanah publik mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat sekaligus menjaga marwah perjuangan partai.

“Kita tetap konsisten menerapkan target “zero case”.   Agar tidak ada satupun pejabat publik dari PKS di wilayah yang terkena kasus dan mencoreng nama baik Partai”, tegasnya.

Baca Juga : Implementasi DSI Harus Selektif, Mulyanto Nilai NPI Layak Jadi Prioritas Ketimbang Ferronikel

Mulyanto mengajak seluruh jajaran MPW PKS di seluruh Indonesia untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa. Menurutnya, kepekaan membaca perubahan, kemampuan menawarkan solusi, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat merupakan karakter kepemimpinan yang harus terus diperkuat di seluruh jenjang organisasi.

“Melalui Forum Konsultasi Nasional II ini, mari kita tingkatkan konsolidasi organisasi, kualitas kepemimpinan wilayah, dan kaderisasi Partai, serta memastikan seluruh kebijakan dan rencana strategis partai dapat diimplementasikan secara efektif dan efisien demi menghadirkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. Kepemimpinan wilayah yang kuat akan menjadi fondasi penting bagi penguatan organisasi dan semakin besarnya kontribusi PKS dalam menjawab berbagai persoalan bangsa,” tutup Mulyanto. ***

Advertisement

Exit mobile version