Connect with us

Politik

Menhan Prabowo Subianto Tekankan 3 Harus Ketika Bertemu Mahasiswa Indonesia di Turki

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berfoto dengan para mahasiswa dan mahasiswi Indonesia di Turki selepas pertemuan di Wisma KBRI Ankara, Turki, Rabu (1/2/2023).

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berfoto dengan para mahasiswa dan mahasiswi Indonesia di Turki selepas pertemuan di Wisma KBRI Ankara, Turki, Rabu (1/2/2023).

FAKTUAL-INDONESIA: Ada 3 (tiga) harus yang ditekankankan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto saat berjumpa dengan para mahasiswa Indonesia di Turki.

Menhan Prabowo Subianto menekankan kepada para pelajar dan mahasiswa Indonesia di Turki 3 harus yaitu harus optimistis, harus bangga, harus gembira.

Para mahasiswa Indonesia di Turki diingatkan 3 harus itu karena menurut Menhan Prabowo Subianto karena Indonesia negara kaya dan besar.

Oleh karena itu, Menhan menekankan para pelajar Indonesia di Turki untuk senantiasa bekerja keras dengan sikap optimistis dan gembira untuk membangun bangsa.

“Kalian harus optimistis, harus bangga, harus gembira. Kalian bagian dari negara yang kaya dan besar,” kata Prabowo.

Advertisement

Prabowo yang Ketua Umum Partai Gerindra  mengingatkan agar para mahasiswa dan mahasiswi RI yang menimba ilmu di Turki untuk senantiasa menjaga optimisme dan rasa bangga.

Hal itu disampaikan Menhan saat berkesempatan untuk berjumpa dengan para pelajar Indonesia di Turki dalam sebuah acara di Wisma KBRI di Ankara, Rabu.

“Saya ingin sampaikan, marilah kita sebagai anak Indonesia sadar bahwa kita negara besar, dan kita negara kaya,” kata Prabowo dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta.

Terlebih, lanjut Menhan, sebuah kajian dari Bloomberg mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu delapan tahun ke depan, Indonesia yang saat ini menjadi anggota organisasi negara G20 dapat berkontribusi lebih besar di tataran global hingga menjadi anggota G8 atau G7.

“Menurut kajian dari Bloomberg, bahwa dalam waktu kira-kira 5-8 tahun yang akan datang, kita sudah bukan G20. Kita bisa jadi G8, G7, dan dalam waktu 30-50 tahun, kita bahkan bisa ekonomi kita ke-4 terbesar di dunia,” katanya. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement