Politik

Kabacadnas: Pembentukan Komcad ASN Wujud Nyata Sinergi untuk Menghadapi Dinamika Ancaman yang Semakin Kompleks

Published

on

Kepala Bacadnas Kementerian Pertahanan  (Kabacadnas Kemhan), Letjen TNI Gabriel Lema memimpin apel pemberangkatan calon Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian/Lembaga Gelombang I Tahun Anggaran 2026, di Silang Selatan Monas, Jakarta, Senin (13/4/2026). (Biro Infohan Setjen Kemhan)

Kepala Bacadnas Kementerian Pertahanan (Kabacadnas Kemhan), Letjen TNI Gabriel Lema memimpin apel pemberangkatan calon Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian/Lembaga Gelombang I Tahun Anggaran 2026, di Silang Selatan Monas, Jakarta, Senin (13/4/2026). (Biro Infohan Setjen Kemhan)

FAKTUAL INDONESIA: Kepala Bacadnas Kementerian Pertahanan  (Kabacadnas Kemhan), Letjen TNI Gabriel Lema menegaskan bahwa pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah wujud nyata sinergi untuk menghadapi dinamika ancaman strategis yang semakin kompleks.

“Sinergi kementerian dan lembaga di tingkat pusat ini akan menjadi pilot project pada tingkat daerah. Langkah ini sangat bermanfaat dalam membangun sumber daya manusia unggul yang profesional, berintegritas, dan memiliki karakter bela negara menuju Indonesia Emas Tahun 2045,” tegas Kabacadnas Letjen TNI Gabriel Lema.

Hal itu disampaikan Letjen TNI Gabriel Lema dalam amanatnya saat memimpin apel pemberangkatan calon Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian/Lembaga Gelombang I Tahun Anggaran 2026, di Silang Selatan Monas, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Seperti dilansir Biro Infohan Setjen Kemhan, Kabacadnas juga memastikan bahwa partisipasi ini tidak akan mengganggu pelayanan publik di masing-masing instansi.

“Komponen Cadangan ASN memperluas basis kesiapsiagaan nasional tanpa mengubah struktur birokrasi yang ada, serta para peserta tetap menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai ASN,” tambah Kabacadnas.

Advertisement

Melalui program ini, para ASN dibekali disiplin tinggi, ketahanan mental, kerja sama tim, dan pengetahuan militer dasar. Transformasi karakter ini diharapkan melahirkan aparatur negara yang tangguh, adaptif, dan siap membela kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam kondisi apa pun.

Kemhan melalui Bacadnas resmi memberangkatkan sebanyak 2.019 calon Komcad ASN dari 49 kementerian/lembaga yang telah lulus seleksi kesehatan akan menjalani seleksi lanjutan (mental ideologi, psikologi, dan jasmani) pada 13-17 April 2026. Tahapan ini dilaksanakan di enam Lembaga Pendidikan (Lemdik) Kemhan dan TNI. Setelah lulus, peserta akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) selama 1,5 bulan yang rencananya dibuka pada 22 April 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma.

Tahun ini, Kemhan menargetkan pembentukan 4.000 Komcad ASN yang dibagi dalam dua gelombang untuk memperkuat sistem pertahanan negara. ***

Advertisement
Exit mobile version