Politik

Golkar Tegas Tolak Penundaan Pemilu 2024, Pernyataan Airlangga Tidak Wakili Partai

Published

on

Muhiddin M Said (tengah) saat melakukan konfrensi pers terkait pelaksanaan Rakornas Golkar

Muhiddin M Said (tengah) saat melakukan konfrensi pers terkait pelaksanaan Rakornas Golkar

FAKTUAL-INDONESIA: Partai Golkar tegas menolak penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang jadwalnya sudah disahkan oleh Pemerintah bersama DPR RI dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pernyataan Partai Golkar tolak penundaan Pemilu 2024 ini mencuat sebelum pelaksanaan Rakornas Golkar di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (11/3/2022).

Suara penolakan penundaan Pemilu 2024 itu bertentangan dengan suara sebelumnya yang diungkapkan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang dikabarkan mendukung penundaan Pemilu 2024.

Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi DPP Golkar, Muhiddin M Said menegaskan, pernyataan Airlangga itu tidak mewakili kepartaian.

“Saya kira secara kepartaian pak Airlangga pada saat itu kunjungannya di Riau untuk membicarakan masalah kondisi pertanian dan perekonomian. Pada saat itu bersamaan masyarakat menyampaikan aspirasi (terkait penundaan Pemilu),” ujar Muhiddin, Jumat (10/3/2022)

Advertisement

Muhiddin M Said menegaskan, secara kelembagaan, Partai Golkar menolak usulan penundaan Pemilu 2024.

“Jadi Golkar secara kelembagaan, tetap ikut dalam pelaksanaan Pemilu, sesuai dengan jadwal yang telah disepekati oleh DPR dan KPU selaku penyelenggara. Bawaslu maupun pihak pemerintah, saya kira ini sudah jelas,” lanjutnya.

Lebih lanjut, meski secara survei Partai Golkar mendapat lebih 20 persen suara, namun, pihaknya belum memutuskan siapa saja yang nantinya bakal didorong untuk maju di Pilkada maupun Pileg 2024.

“Saya kira kami belum sampai di situ. Karena prosedur, jadwal belum ditentukan. Kami minta dengan momentum Rakornas yang akan dilakukan, menjadi kesempatan seluruh kader, untuk mendengarkan arahan dan strategi untuk merebut hati rakyat,” jelasnya.

Ia memastikan, jika setiap kader Golkar punya peluang yang sama untuk maju di Pileg dan Pilkada. “Semua kader punya peluang untuk memperkenalkan dirinya,” pungkasnya.

Advertisement

Soliditas Kader

Menyinggung tentang Rakornas, Muhiddin M Said yang Ketua Penyelenggara menyatakan, Partai Golkar menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Hotel Claro Makassar, Jumat (11/3/2022). Rakornas ini sebagai langkah awal pemenangan Pemilu 2024.

Muhiddin M Said, mengatakan, Rakornas Bidang Pemenangan Pemilu Sulawesi rencana dihadiri seluruh anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten/Kota Se-Sulawesi dan seluruh Kepala Daerah Kader Golkar dengan total 466 peserta.

Meski dihadiri ratusan peserta, panitia berkomitmen untuk tetap menjalankan prosedur kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

“Kami akan mulai dari kewajiban swab Antigen, sampai pada pengaturan jarak terhadap 466 peserta,” ujarnya.

Advertisement

Kegiatan ini rencananya bakal dibuka langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar, didampingi Sekretaris Jenderal, Wakil Ketua Umum, Ketua Bapilu, dan fungsionaris lainnya.

“Pada rakornas ini akan dibahas secara tertutup tentang strategi dan program untuk meningkatan perolehan kursi DPR RI pada setiap dapil (daerah pemilihan) dari delapan dapil di Sulawesi, serta merebut lebih banyak posisi Ketua DPRD Provinsi,” katanya.

Selain itu, juga akan membahas strategi dan penguatan soliditas kader untuk mengkampanyekan Airlangga Hartarto sebagai calon Presiden Partai Golkar pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Rakornas ini juga akan menjadi konsolidasi menjalang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Saat ini hanya satu kader Partai Golkar yang menjabat Gubenur, yakni Gubernur Gorontalo,” katanya.

“Acara rakornas ini menjadi penting dalam momentum bagi Bidang Pemengan Pemilu Sulawesi DPP Partai Golkar untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Bumi Sulawesi,” tutupnya.

Advertisement

Diketahui, saat ini Golkar wilayah Sulawesi telah memperoleh delapan kursi di DPR RI, dua Ketua DPRD Provinsi (Sulsel dan Gorontalo). Serta empat Wakil Ketua DPRD Provinsi. ***

Exit mobile version