Connect with us

Politik

Debat Pilpres 2024 seri III: Airlangga Angkat Bicara Bela Prabowo, Semprot Anies dan Ganjar soal Etika

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada acara Debat Pilpres 2024 seri III di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024)

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada acara Debat Pilpres 2024 seri III di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024)

FAKTUAL-INDONESIA: Usai Debat Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) tahun 2024 seri III, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto angkat bicara membela calon presiden (Capres) nomor urut 01, Prabowo Subianto dan menyemprot Capres 01 Anies Baswedan dan Capres 03 Ganjar Pranowo.

Airlangga yang Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Capres – calon wakil presiden (Cawapres) Prabowo – Gibran Rakabuming Raka, menepis pernyataan Anies yang menyebut posisi Indonesia saat ini hanya menjadi penonton dalam kancah global.

Kemudian Airlangga yang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengemukakan, Anies dan Ganjar harus paham etika untuk tidak menilai orang lain.

Menurut penegasan Airlangga, posisi Indonesia selalu jelas, terutama dalam berbagai forum internasional. Ia bahkan menyebut dalam KTT G20, keputusan yang dilontarkan RI menjadi pertimbangan negara-negara di dunia.

“Kepemimpinan G20 itu Indonesia bukan hanya duduk dan diam dan hadir, kita memimpin. Bapak Presiden datang ke Ukraina, Bapak Presiden datang ke Uni Soviet, ke Rusia, dan kita dihargai,” kata Airlangga kepada wartawan di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Advertisement

“Indonesia bukan hanya mewarnai, tetapi menentukan arah politik luar negeri pada saat KTT G20,” sambungnya.

Airlangga menyebut keputusan tersebut kemudian diadopsi oleh APEC dalam pertemuan di Bangkok, Thailand. Selain itu, ia juga memberi contoh saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menujukkan peran Indonesia melalui pertemuan APEC di Amerika Serikat.

Airlangga mengatakan dalam forum kerja sama ekonomi tersebut, Indonesia diundang ke Washington DC sehingga dapat menggelar pertemuan bilateral dengan Amerika Serikat.

“Kepemimpinan Indonesia itu luar biasa. Indonesia adalah negara selatan yang dianggap leader dari global south,” jelas Airlangga.

Penilaian Buruk Kemenhan

Advertisement

Airlangga juga membela Prabowo terkait nilai rendah yang diberikan Anies dan Ganjar terkait kinerja Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Penilaian buruk dari dua capres lawan Prabowo itu diberikan saat debat capres pada Minggu (7/1/2024) malam.

Prabowo, diketahui saat ini masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Menurut Airlangga, seharusnya Anies dan Ganjar paham etika untuk tidak menilai orang lain.

“Terakhir kita dinilai pada saat kuliah, itu pun nilainya bukan 1 sampai 5, tapi ada variasi-variasinya. Sehingga dengan demikian itu (penilaian Anies dan Ganjar) tidak relevan,” tegas Airlangga.

Dia mengatakan, partai pengusung Prabowo-Gibran sudah memahami seperti apa sosok Prabowo Subianto. Airlangga menyebut sosok Prabowo merupakan patriot sejati dan sejarah sudah membuktikan hal ini.

“Saya melihat beliau (Prabowo) ini seorang patriot, tadi sudah dibuktikan, dan sejarah juga membuktikan, dan beliau ini kan sudah memimpin partai politik, jadi kita sudah paham,” tegas Airlangga lagi.

Advertisement

Airlangga mengaku setuju dengan apa yang disampaikan Prabowo dalam debat. Sebab, kondisi Indonesia dan dunia saat pandemi Covid-19 memang sangat sulit untuk mengalokasikan anggaran di sektor selain penanganan pandemi.

“Saya tahu persis bagaimana realokasi anggaran untuk kepentingan masyarakat. Tetapi dari situ terbukti Indonesia keluar duluan dari pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dalam Debat Capres, Prabowo mengaku ada kendala soal pembangunan rumah dan prajurit TNI dalam empat tahun kepemimpinannya sebagai Menteri Pertahanan. Prabowo mengaku kendala tersebut ada pada anggaran yang dilakukan refocusing untuk penanganan Covid-19. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement