Politik

Bela Munarman, Ketua Jokowi Mania Noel Ebenezer Dipecat dari Komut Anak Usaha BUMN Tanpa Alasan

Published

on

Ketua Jokman, Immanuel ‘Noel’ Ebenezer (kanan) dipecat dari Komisaris Utama anak perusahaan BUMN

Ketua Jokman, Immanuel ‘Noel’ Ebenezer (kanan) dipecat dari Komisaris Utama anak perusahaan BUMN

FAKTUAL-INDONESIA: Usai tampil sebagai saksi yang membela terdakwa terorisme Munarman secara mengejutkan Immanuel ‘Noel’ Ebenezer akrab disapa Noel dicopot dari komisaris utama (Komut) PT Mega Elektra, anak usaha PT Pupuk Indonesia.

Mengejutkan karena Noel Ebenezer adalah Ketua Jokowi Mania (Joman) yang turut membantu kemenangan Jokowi saat pemelihan Presiden 2019 lalu. .

Kemudian Noel menyatakan, tidak tahu apa alasan yang mendasari pemegang saham memecat dirinya dari komisaris Mega Eltra.

Meski begitu, belakangan kelompok aksi massa yang mengatasnamakan Merah Putih Bergerak meminta Menteri BUMN Erick Thohir untuk mencopot Immanuel.

Permintaan itu lantaran dia dituduh pro terorisme karena menjadi saksi ahli dalam sidang kasus tindak pidana terorisme, Munarman, di Pengadilan Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Advertisement

Noel menjadi saksi yang meringankan Munarman.

“Ya mau gimana, yah sudah dicopot. Tapi kan saya enggak tahu alasan pencopotan saya apa, sampai detik ini tidak ada alasannya. Alasan kinerja, tidak, alasan pidana, tidak, alasan narkoba tidak, alasan korup, tidak. Jadi saya enggak ngerti,” katanya.

Noel mengatakan, pencopotan dirinya mulai hari ini. Namun baru disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar besok.

“Sudah sebenarnya 90 persen (dicopot), secara formalnya sekarang, besok surat suratnya. Dari induknya holdingnya sudah bicara langsung (dengan) Direktur SDM Pupuk Indonesia,” tutur dia.

Awal informasi pencopotan tersebut dari pihak BUMN. Lalu ke induk usaha Pupuk Indonesia.

Advertisement

“Bela Munarman kan tidak ada celahnya (kesalahan), dilindungi konstitusi, tidak melanggar, tidak juga mengganggu perusahaan,” tambah dia.

Namun dia mengaku tak kecewa dengan pencopotannya dalam jabatan tersebut. Menurut dia, hingga kini tetap bakal mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Immanuel Bennezer diangkat sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada 12 Juni 2021.

PT Mega Eltra merupakan anggota holding perusahaan pelat merah yakni PT Pupuk Indonesia (Persero). Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan, jasa konstruksi dan keagenan, hingga industri cat.

Noel mengaku tidak akan melakukan perlawanan kepada pemerintah. Menurutnya, jika melakukan perlawanan, maka ada anggapan bahwa dirinya kembali meminta jabatan kepada pemerintah.

Advertisement

“Buat apa melakukan perlawanan, nanti seakan-akan saya gara-gara jabatan, nanti saya minta jabatan lagi. Saya enggak mau, ambil aja itu jabatan. Jabatan itu kan di genggaman tangan, tapi integritas itu gak bisa ada yang lawan. Integritas saya, saya jaga,” ungkap Noel kepada wartawan, Rabu (23/3/2022).

Dia memastikan tidak ada perlawanan apa pun yang dia lakukan sebagai bentuk protesnya kepada pemegang saham Mega Eltra. “Karena saya bukan orang yang haus kekuasaan, haus jabatan, karena integritas tidak bisa dibayar dengan jabatan,” tuturnya. ***

Exit mobile version