Home Olahraga Dahlan Iskan Khawatir Soft Launching JIS Bisa Gagal Karena Nama Anies

Dahlan Iskan Khawatir Soft Launching JIS Bisa Gagal Karena Nama Anies

oleh Syawal G

FAKTUAL-INDONESIA: Pemprov DKI Jakarta dan Bali bekerja sama menggelar International Youth Championship (IYC) 2021. Ajang ini menandai soft launching Jakarta International Stadium (JIS).

IYC 2021 akan mempertemukan tim U-18 terbaik dari La Liga Spanyol. Mulai Real Madrid, FC Barcelona, dan Atletico Madrid. Tuan rumah menurunkan All Star Indonesia U-20.

Namun ditengah optimisme akan gelaran soft launching Jakarta International Stadium (JIS) suara kekhawatiran muncul dari mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Dahlan Iskan menyampaikan kekhawatirannya tentang pertandingan tiga klub dunia di Jakarta International Stadium atau JIS bakal tidak mendapat izin.

Mantan Menteri BUMN dan wartawan senior itu menyampaikan kekhawatiran soal izin itu saat menerima Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai tamu dalam kanal YouTub DI’s Way yang terpantau Faktual-Indonesia Jumat (19/11/2021)

“Pantas tidak saya khawatir bahwa pertandingan ini tidak mendapat izin,” tanya Dahlan Iskan kepada Anies Baswedan.

Rencananya Real Madrid, Atletico Madrid dan Barcelona akan tanding pada soft launching Jakarta International Stadium atau JIS pada pertengahan bulan Desember mendatang.

Dahlan mengulang kekhawatiran soal ketiadaan izin untuk penyelenggaraan pertandingan persahabatan tiga klub besar dunia level U-20 ini. “Pantas tidak saya khawatir jangan-jangan tidak mendapat izin,” kata Dahlan Iskan

Anies Baswedan yang sempat menjawab dengan nada optimistis bila situasi pandemo covid-19 terkendali, segera dipotong oleh Dahlan Iskan, “bukan karena soal Covid, tapi karena ini ada nama Pak Anies Baswedan.”

Anies Baswedan tertawa mendengar penjelasan Dahlan Iskan. “Mudah-mudahan enggaklah,” ucap Anies masih dengan tertawa.

Anies mengatakan soal perizinan mendatangkan tiga klub besar dunia Juventus, Real Madrid dan Barcelona ke Jakarta International Stadium atau JIS sudah diproses sejak lama.

Seperti diketahui Pemprov DKI Jakarta dan Bali ingin klub raksasa dunia yang hadir dapat memberikan testimoni tentang keberhasilan Indonesia dalam menangani COVID-19. Ajang olahraga dipandang tepat sebagai sarananya karena melibatkan banyak orang dari luar negeri.***