Olahraga
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Jadi Pebalap Indonesia Pertama Tercepat di Sesi Practice Moto3 Jerman

Veda Ega Pratama catat prestasi bersejarah. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan prestasi bersejarah pada seri Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring. Pembalap Honda Team Asia itu sukses menjadi yang tercepat pada sesi practice sekaligus memastikan tiket langsung ke babak kualifikasi kedua (Q2) pada Jumat, 10 Juli 2026.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi dunia balap motor Indonesia. Untuk pertama kalinya, seorang pebalap Indonesia mampu mengakhiri sesi practice Moto3 di posisi teratas dalam ajang Kejuaraan Dunia Balap Motor.
Prestasi di Sachsenring juga melanjutkan tren positif Veda sepanjang musim 2026. Sebelumnya, pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu berhasil meraih podium ketiga pada Moto3 Brasil, yang menjadi podium perdana bagi Indonesia di kelas Moto3.
Baca Juga : Moto3 Amerika Serikat 2026: Veda Ega Pratama Crash, Pini Petik Juara
Meski tampil impresif di akhir sesi, perjuangan Veda menuju posisi pertama tidak berlangsung mudah. Pada pertengahan practice, ia sempat tercecer hingga posisi ke-19, bahkan kemudian turun ke peringkat ke-21 sehingga berada di luar zona aman untuk lolos langsung ke Q2.
Melihat situasi tersebut, Veda memilih masuk ke pit guna melakukan penyetelan motor sebelum kembali ke lintasan pada 10 menit terakhir sesi.
Keputusan itu terbukti tepat. Memasuki menit-menit akhir, performanya meningkat drastis. Veda sempat naik ke posisi ketiga sebelum kembali memperbaiki catatan waktunya.
Pada lap terbaiknya, Veda membukukan waktu 1 menit 25,848 detik, yang langsung mengantarkannya ke posisi teratas klasemen sementara. Catatan tersebut tidak mampu disamai para rival hingga sesi berakhir.
Baca Juga : Moto3 Austin AS 2026: Veda Ega Pratama Rebut Posisi Start di Depan Pimpinan Klasemen Quiles
Veda pun menutup practice Moto3 Jerman sebagai pebalap tercepat, unggul atas Esteban yang finis di posisi kedua dan Eddie O’Shea di peringkat ketiga.
Hasil tersebut memastikan Veda melangkah langsung ke babak Q2 tanpa harus melalui sesi kualifikasi pertama (Q1). Pencapaian ini sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pembalap berusia muda itu untuk meraih posisi start terbaik pada balapan Moto3 Jerman.
Keberhasilan di Sachsenring semakin mengukuhkan perkembangan Veda Ega Pratama sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan yang dimiliki Indonesia di ajang balap motor dunia.
Setelah mencetak podium perdana di Moto3 musim ini, kini ia kembali menorehkan sejarah baru dengan menjadi pebalap Indonesia pertama yang memimpin sesi practice Moto3 World Championship.***