Connect with us

Olahraga

Lin Jarvis Sebut Quartararo Juara yang Sangat Layak

Avatar

Diterbitkan

pada

Managing Director Yamaha, Lin Jarvis. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, menyebut Fabio Quartararo (Prancis) sebagai ‘juara yang sangat layak’ setelah pebalap Prancis itu memberikan gelar pertama pabrikan motor Jepang itu sejak 2015.

Juara MotoGP baru Fabio Quartararo merebut gelar pertama Yamaha sejak 2015 di Grand Prix Emilia-Romagna akhir pekan lalu, sebuah kejuaraan yang menurut Jarvis, tidak seperti enam tahun lalu. Quartararo menjadi pebalap Yamaha ketiga yang menang di bawah kepemimpinan Jarvis – juara dunia berkali-kali Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo sebanyak dua kali.

Sebelum kemenangan akhir pekan lalu, musim perebutan gelar terakhir untuk Yamaha melihat Lorenzo dan Rossi bertarung hingga balapan terakhir di Valencia saat mereka finis 1-2. Namun, situasi kontroversial musim itu terus teringat.

Jarvis yakin mahkota perdana Quartararo adalah pengalaman yang lebih menyenangkan. “Di luar dugaan, tak disangka Fabio harus menjadi juara. Dia menjalani musim yang fantastis dan saya pikir dia benar-benar juara yang pantas,” kata Jarvis.
“Dia sangat cepat sepanjang tahun, sangat, sangat konsisten, dan pada hari yang buruk dia membawa pulang poin dan kami sangat berterima kasih padanya untuk itu dan kembali ke puncak setelah enam tahun. Yang terakhir adalah tahun 2015 yang terkenal di mana kami benar-benar unggul 1-2 dengan Lorenzo dan Rossi. Tapi jujur ​​saja, meskipun kami mendapat skor 1-2, kemenangan itu rumit dan kami tidak pernah bisa benar-benar menikmatinya, untuk menikmatinya karena semua kontroversi saat itu,” sambungnya.

Sementara kemenangan gelar Quartararo adalah kesimpulan yang sudah pasti selama beberapa putaran terakhir,namun pembalap berusia 22 tahun itu harus menunggu balapan ekstra.

Advertisement

“Itu adalah hari yang luar biasa. Kami tahu bahwa cepat atau lambat kami dapat mencapai tujuan karena memasuki balapan ini kami memiliki keunggulan 52 poin di kejuaraan – dengan hanya 75 poin yang tersedia sampai akhir musim,” kata Jarvis. “Jadi waktunya akan tiba, tapi tidak ada yang mengira itu akan terjadi di sini. Itu adalah akhir pekan yang cukup sulit. Fabio telah memenuhi syarat di baris kelima di urutan ke-15, juga Yamaha tidak bekerja dengan baik dalam kondisi basah. Kami pikir Ducati akan mendominasi, dan tentu saja mereka mendominasi pada awal balapan dengan Jack dan Pecco [Bagnaia] melaju sangat cepat. Tapi Fabio pelahan tapi pasti mengikuti meski harus berjuang keras,” sambung Jarvis. ****

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *