Olahraga

Meski Anggaran Terbatas, Panitia Tak Kurangi Kuota Jumlah Atlet di ASEAN Para Games 2022

Published

on

Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun saat menggelar jumpa pers terkait persiapan penyelenggaraan ASEAN Para Games di Solo. (Foto: istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Panitia penyelenggaraan ASEAN Para Games (APG) 2022 di Kota Solo, Jawa Tengah tidak akan membatasi jumlah atlet yang akan dikirimkan ke Indonesia. Saat ini jumlah atlet yang sudah mendaftar sebanyak 1.500 atlet.

Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan dengan APG di Singapura sebanyak 1.257 atlet dan APG Malaysia sebanyak 1.424 atlet. Menurut Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC), Senny Marbun, meskipun anggarannya terbatas tetapi tidak mengurangi kuota  atlet yang akan bertanding.

“Tidak dikurangi, saat ini sudah ada 1.500 atlet yang mendaftar. Jumlah ini masih bertambah karena dua negara  belum mendaftar yakni Laos dan Vietnam. Dua negara tersebut masih menunggu undangan resmi dari panitia, karena panitia sampai saat ini belum mengirimkan undangan resmi,” jelas Senny kepada wartawan di Kantor NPC Indonesia di Jalan Ir Sutami Solo, Jumat (25/3/2022).

Dari 1.500 yang sudah mendaftar tersebut dari Indonesia sebanyak 300 orang, Thailand sebanyak 366 orang, Malaysia sebanyak 109 orang, Filipina sebanyak 52 orang, Singapura sebanyak 40 orang, Kamboja 39 orang, Myanmar sebanyak 28 orang, Timor Leste sebanyak 16 dan Brunei Darussalam sebanyak delapan orang.

“Para atlet sangat antusias apalagi mereka kan selama ini sudah berlatih dan dua periode ASEAN Para Games kan ditiadakan,” jelasnya lagi.

Advertisement

Menurut Senny dengan semakin banyaknya atlet yang datang maka gaung ASEAN Para Games akan bisa hidup kembali.

Pada ajang APG 2022 ini akan ada 14 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Diantaranya atletik, renang, bulutangkis, tenis meja, catur, angkat berat, bocia, judo, goalboal, tenis kursi roda, panahan, CP football, dan basket kursi roda.

“Ada 14 cabor nanti, Indonesia ikut semua,” ujarnya.

Senny Marbun juga mengungkapkan hasil rapat terbatas yang dilakukan bersama dengan Presiden Joko Widodo kemarin. Dalam ratas tersebut juga dibahas mengenai anggaran pelaksanaan APG Solo.

“Kemarin perintah Presiden kita selenggarakan dengan dana terbatas, karena Indonesia dengan pandemi Covid-19. Meski terbatas tetap kita selenggarakan, maka Presiden Jokowi juga mengatakan di Solo kan memiliki infrastruktur lengkap,” paparnya.

Advertisement

Selain itu juga bisa memanfaatkan fasilitas di daerah lain di wilayah Solo Raya. Kota Solo juga sudah pernah memiliki pengalaman untuk pelaksanaan APG tahun 2011 lalu dan dinilai berhasil.

“Saat itu juga wali kota nya juga masih Pak Jokowi.  Saya akan sowan lagi ke Mas Gibran (Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka) untuk memohon minta tolong ke beliau untuk ikut menyukseskan acara ASEAN Para Games di Solo,”  katanya.

Senny juga mengatakan jika penyelenggaraan ASEAN Para Games 2022 sukses maka Indonesia akan semakin dipandang oleh dunia. Apalagi sebelumnya Indonesia juga sukses menyelenggarakan gelaran MotoGP Mandalika. ***

Advertisement
Exit mobile version