Connect with us

Olahraga

Tekanan Fisik dan Mental Akibat Krisis Rusia-Ukraina, Svitolina Putuskan Cuti Panjang

Avatar

Diterbitkan

pada

Bintang tenis putri papan atas, Elina Svitolina. (Foto:Livescore.com)

FAKTUAL-INDONESIA: Bintang tenis putri papan atas, Elina Svitolina (Ukraina), memutuskan mengambil istirahat panjang karena tekanan fisik dan mental yang disebabkan oleh cedera dan invasi Rusia ke negara asalnya, Ukraina.

Petenis nomor 20 dunia itu mengungkapkan dirinya telah berjuang dengan cedera punggung yang memengaruhi persiapannya untuk turnamen, jatuh pada babak pertama di turnamen terakhir yang diikutinya.

Svitolina, juara WTA Finals 2018, mencapai delapan besar di Monterrey Open, di mana dia menolak untuk bermain melawan Anastasia Potapova kecuali jika petenis Rusia itu digolongkan sebagai atlet netral pada awal bulan. Ia kalah dalam pertandingan pertamanya di Indian Wells dan Miami Open.

Cuti panjang Svitolina berarti dia akan absen dari pertandingan Piala Fed antara Ukraina dengan Amerika Serikat bulan depan, dan masih harus dilihat apakah dia akan kembali tepat waktu untuk Prancis Open pada akhir Mei.

Petenis berusia 27 tahun itu memposting di Twitter. “Ini adalah beberapa bulan yang sangat sulit bagi saya tidak hanya secara mental, tetapi juga secara fisik,” sebut Svitolina. “Untuk waktu yang cukup lama, saya berjuang dengan punggung saya, rasa sakit tidak membuat saya mempersiapkan diri untuk turnamen dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya.

Advertisement

Juga alasan negerinya Ukraina yang tengah berkonflik dengan Rusia.

“Sementara itu, mengamati dengan rasa sakit yang tak tertahankan di hati saya apa yang terjadi di tanah air saya di Ukraina. Dan dengan seberapa berani dan berani rakyat Ukraina kami membela negara kami, ini memberi saya dorongan besar untuk melanjutkan dan bertarung di lapangan,” ucap Svitolina. “Sekarang, tubuh saya tidak bisa menanganinya lagi dan saya perlu istirahat, oleh karena itu saya sedih untuk mengumumkan bahwa saya akan melewatkan Piala Feddan beberapa turnamen favorit saya di Eropa. Tapi, saya yakin saya akan kehilangannya. Sampai jumpa lagi, terima kasih atas semua dukungan Anda di masa yang penuh tantangan ini,” imbuhnya. ****

Lanjutkan Membaca