Connect with us

Olahraga

Singapura Open 2022: Pasangan Jepang Belum Mampu Menahan Laju Apriyani/Fadia ke-4 Besar

Avatar

Diterbitkan

pada

Ganda putri Skuad Merah Putih, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Foto;PBSI)

FAKTUAL-INDONESIA: Ganda putri Skuad Merah Putih, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, melaku ke semifinal turnamen Siangpura Open 2022, setelah tampil prima sukses menyudahi perlawanan pasangan Sayaka Hobara/Hinata Suzuki (Jepang) dengan dua game langsung 21-14, 21-12 guna lolos ke semifinal, JUmat (15/7/2022).

Pasangan juara Malaysia Open 2022 itu tidak mendapatkan perlawanan berarti untuk mendapatkan tempat di empat besar. Mereka tampil dominan untuk tak membuat berkembang pasangan dari Negeri Matahari Terbit tersebut.

Pelatih ganda putri Pelatnas, Eng Hian, menilai keberhasilan kali ini karena Apriyani/Fadia langsung in sejak awal. “Dari awal, Apri/Fadia memang sudah langsung in. Mereka terus memegang kendali permainan,” ungkap Eng Hian. “Dari pertandingan tadi, memang saya katakan performa Apri/Fadia lebih baik dari lawan. Mereka terbukti selalu leading dalam pengumpulan angka.

Sejauh ini penampilan Apri/Fadia sudah berada di jalur yang tepat. Mereka bisa bermain nyaman dan mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya di tengah lapangan,” sambungnya.

Namun demikian Eng Hian mengingatkan perjuangan belum berakhir karena merea masih harus menjalani laga semifinal. “Hasil hari ini, tentu saya selalu bersyukur dan berdoa untuk laga semifinal besok,” tutur Eng Hian. “Pasangan Jepang hari ini banyak mati-mati sendiri. Tumben, biasanya pasangan Jepang itu alot dan ulet di lapangan,” imbuhnya.

Advertisement

Namun sayang, sukses Apriyani/Fadia gagal diikuti pasangan Skuad Merah Putih lainnya Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Mereka harus menyerah di tangan pasangan unggulan kelima Zhang Shu Xian/Zheng Yu (China) dengan pertandingan seru rubber game 16-21, 21-18 dan 11-21.

“Untuk penampilan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, memang sudah yang terbaik yang mereka punya,” kata Eng Hian.  “Mereka masih perlu peningkatan, terutama dalam teknik individu dan cara bermain. Standarnya belum seperti yang diharapkan dan harus ditingkatkan untuk bisa segera melapis Apri/Fadia,” lanjutnya. ****

Lanjutkan Membaca
Advertisement