Olahraga
Selamat Tinggal Pertina, Menpora Dito Pastikan Organisasi Pengganti Segera Dibentuk

Menpora Dito Ariotedjo. (Foto: Bambang)
FAKTUAL-INDONESIA: Terjawab sudah terkait terbitnya Surat Pemberhentian Tetap PP Pertina sebagai anggota Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia). Kini, akan berdiri organisasi tinju amatir baru yang bakal menggantikan posisi Persatuan Olahraga Tinju Amatir Indonesia (Pertina) yang dilahirkan 30 Oktober 1959 tersebut.
Kepastian adanya organisasi baru tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (29/4/2025). Dia menyebut pembentukan organisasi tinju amatir tersebut akan menjadi tanggung jawab NOC Indonesia.
Baca Juga : Menpora Dukung MoU Strategis LPDUK dan Perbasi, Ferry Kono: Langkah Nyata dalam Membangun Ekosistem Basket
“Iya (pembentukan organisasi baru tinju), sementara NOC (National Olympic Committee) tanggung jawab untuk itu dan saya akan meminta laporan secara berkala,” kata Dito Ariotedjo.
Pembentukan organisasi baru tersebut, kata Menpora Dito, berkaitan dengan dikeluarkannya Pertina dari keanggotaan KOI sebagai tindak lanjut keputusan International Olympic Committee (IOC) yang tidak lagi berafiliasi dengan International Boxing Association (IBA).
Menpora menjelaskan, IOC telah berafiliasi dengan organisasi baru tinju yaitu World Boxing (WB). Keputusan tersebut harus diikuti oleh NOC di seluruh dunia termasuk KOI.
Ia mengatakan telah memperoleh laporan dari Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari bahwa sudah dilakukan mediasi dan komunikasi antara KOI dan Pertina terkait keputusan tersebut.
“Tampaknya Pertina tidak menyanggupi untuk mengubah organisasi nasional (untuk berafiliasi dengan World Boxing) dan IOC meminta NOC (Indonesia) untuk membuat federasi baru,” katanya.
Baca Juga : Bangun Ice House Sportindo di Tangerang, Menpora Dito: Sejalan Asta Cita Presiden Prabowo, Olahraga Salah Satu Fokus Pembangunan
Sebelumnya, Raja Sapta Oktohari menjelaskan, dengan dikeluarkan Pertina dari keanggotaan KOI maka Pertina tidak bisa lagi mengirimkan atlet untuk mengikuti kejuaraan internasional. Semua urusan yang berkaitan dengan tinju Indonesia, kata dia, untuk sementara akan diurus melalui KOI.
Okto, panggilan karibnya, juga memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan utama yaitu Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk pemilihan dan pemberangkatan atlet ke single atau multi event internasional. ****