Olahraga

Rekap Hasil Thailand Open 2026: Jungkirkan Unggulan Utama Satwiksairaj/Chirag, Leo/Daniel Raih Juara

Published

on

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tuntaskan rentetan kejutan dengan meraih gelar juara. (Foto: PBSI)

FAKTUAL-INDONESIA: Ganda putra Skuad Merah Putih yang baru berpasangan kembali, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, menuntaskan rentetan kejutan dengan menjungkirkan pasangan unggulan utama Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India) dengan dua game langsung 21-12, 25-23 untuk menyabet gelar turnamen BWF Super 500 Thailand Open 2026, Minggu (17/5/2026), di Bangkok, Thailand.

“Puji Tuhan kami bersyukur bisa juara di sini,” ucap Daniel usai pertandingan. ” Ini juga berkat support dan dukungan teman-teman terdekat kami, dan juga orang-orang terdekat kami. Pelatih, dokter, fisioterapis, semuanya yang sudah membantu kami dan mendoakan, terima kasih. Dan juga untuk Leo, saya terima kasih sudah mau jadi partner saya lagi dan bisa berjuang sama-sama,” imbuhnya.

Ditambahkan Daniel, bersama Leo tampil lebih berani di final. “Dibandingkan sebelumnya lawan mereka, kami lebih berani hari ini, lebih banyak menekan,” beber Leo. ” Atmosfer di final juga berbeda jadi kami coba memanfaatkan itu dan bersyukur bisa maksimal.Kami merasa di turnamen ini, kami berhasil karena komunikasi cukup baik dan memang sama-sama mau juara. Jadi itu membantu kami bisa tampil optimal,” sambungnya.

Sementara Leo menekankan menyiapkan fokus dan lebih berani ambil resiko. “Kami benar-benar menyiapkan fokus sebelum pertandingan tadi, dan kami tidak boleh start duluan,” tutur Leo. ” Tadi di game pertama cukup berhasil tapi di game kedua poinnya jadi ketat karena mereka mulai bisa mengembangkan permainan. Kami lebih siap lagi,” tambahnya.

Leo menuturkan komunikasi jalan baik di saat lawan memberikan perlawanan ketat. “Saat adu setting itu kami lebih berani ambil resiko dan jaga komunikasi sama Daniel karena kan dengan kondisi lapangan begini tidak ada _rally-rally_ panjang,” tutur Leo. “Jadi kami harus bisa maksimal di pukulan-pukulan awal. Gelar ini sangat berarti, bukan hanya bagi kami tapi bagi tim Indonesia dan seluruh teman-teman di PBSI. Semoga ini jadi momentum untuk bangkit karena Olimpiade sudah dekat,” jelasnya. ****

Advertisement

Exit mobile version