Olahraga

Rekap Hasil Singapura Open 2026: Jinakkan “Pasangan Kembar” Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee, Fikri/Fajar Lolos ke Babak 16 Besar

Published

on

Rekap Hasil Singapura Open 2026: Jinakkan "Pasangan Kembar" Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee, Fikri/Fajar Lolos ke Babak 16 Besar

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke babak 16 besar. (Foto: PBSI)

FAKTUAL-INDONESIA: Ganda putra Skuad Merah Putih, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sukses menjinakkan “pasangan kembar” Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee (Chinese Taipei) melalui rubber game 15-21, 21-17 dan 21-15 guna lolos ke babak 16 besar turnamen BWF Super 750 Singapura Open 2026, Rabu (27/6/2026), di Singapura.

Baca Juga : Rekap Hasil Singapura Open 2026: Amunisi Indonesia Berkurang, Jojo Tergelincir Harus Akui Pranoy di Babak 32 Besar

“Pertama-tama alhamdulillah mengucap syukur diberikan kemenangan dan kelancara,” kata Fajar usai pertandingan. “Meskipun tadi di permainan pertandingan hari ini, kami bermain benar-benar kurang maksimal. Tadi di game pertama, kami sudah unggul 12-9 tapi mereka bisa dapat 10 poin beruntun karena kami banyak melakukan kesalahan sendiri,” sambung Fajar.

Fajar mengaku sempat gugup setelah kalah di game pertama. “Di game kedua awal, terutama saya terburu-buru panik memikirkan apa strategi permainan untuk diterapkan,” ungkap Fajar. “Tertinggal di interval, alhamdulillah kami bisa sedikit demi sedikit mengejar dan membalikkan kedudukan. Pelatih terus instruksikan kami untuk bermain cepat karena mereka menerapkan permainan bertahan lalu balik serang. Mereka mempunyai permainan yang sangat safe dan penempatannya menyulitkan hari ini. Tapi kami terus memaksa mereka untuk bermain adu drive,” lanjutnya.

Baca Juga : Rekap Hasil Singapura Open 2026: Tampil Kurang Baik di Piala Thomas, Sabar/Reza Coba Perbaiki Renda Asa Lolos 12 Besar

Sementara Fikri mengakui jika banyak melakukan kesalahan sendiri hingga menguntungkan lawan. “Kalau melihat dari game pertama, kami memang banyak melakukan unforced error,” aku Fikri. “Lalu di game kedua start kami sangat buruk sekali. Tertinggal sangat jauh poinnya tapi kami berusaha meyakinkan diri sendiri dan partner harus keluar dari tekanan ini. Dan alhamdulillah, puji syukur berhasil. Momentumnya itu balik yang bikin kami percaya diri lagi,” jelas Fikri.****

Advertisement
Exit mobile version