Connect with us

Olahraga

Rekap Hasil Orléans Masters 2026: Tekuk Wakil India, Dejan/Bernadine Melaju ke Babak 16 Besar

Diterbitkan

pada

Rekap Hasil Orléans Masters 2026: Tekuk Wakil India, Dejan/Bernadine Melaju ke Babak 16 Besar

Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, melangkah ke babak 26 besar. (Foto: PBSI)

FAKTUAL-INDONESIA: Ganda campuran Skuad Merah Putih, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, berhasil menekuk perlawanan pasangan Dhruv Kapila/Tanisha Crasto (India) dengan dua game langsung 21-14, 21-18 untuk melaju ke babak 16 besar turnamen BWF Super 300 Orléans Masters 2026, Rabu (18/3/2026), di Orléans, Perancis.

Baca Juga : Rekap Hasil Orléans Masters 2026: Perdaya Wakil Singapura, Raymond/Nikolaus Susul Jejak Leo/Bagas

“Alhamdulillah di Orléans babak pertama bisa dilewati dengan baik, dan alhamdulillah hasilnya juga menang,” kat Dejan usai pertandingan. ” Memang tadi di permainan, saya pribadi lebih fokus ke individu saya saja. Maksudnya dengan kondisi lapangan dan shuttlecock yang ada di sini, saya coba fokus di diri saya, mau main seperti apa. Tapi tetap saya juga berkomunikasi sama Bernadine, saya mau main seperti ini. Jadi kamu fokus di sininya ya, kamu jaga sininya ya dan tadi berjalan dengan baik, berjalan sesuai rencana,” lanjut Dejan.

Disinggung jalannya laga, Dejan menuturkan langsung bisa ini begitu masuk lapangan. “Ketika game pertama sudah bisa ambil, kami pribadi lebih yakin,” tutur Dejan. “Jadi ada modal di game kedua,” imbuhnya..

Baca Juga : Rekap Hasil Orléans Masters 2026: Singkirkan Wakil Chinese Taipei, Leo/Bagas ke Babak 16 Besar

Dejan menambahkan jika sebenarnya hasil yang dicapai Minggu sebelumnya juga tidak jelek karena sudah harus ketemu temen sendiri. “Minggu lalu hasilnya kurang baik walaupun memang bertemu teman sendiri,’ aku Dejan. ” Makanya di sini kami bertekad untuk tampil lebih baik dan mendapat hasil yang lebih baik juga. Mari kita coba melakukan yang terbaik,” imbuhnya.

Sementara Bernadine menilai karena bola laju kencang lawannya sulit bisa antisipasi. “Mungkin karena bolanya kan kencang juga ya, jadi mereka juga banyak tidak enak touch-nya banyak tidak akurat,” tutur Bernadine. “Dari awal bagaimana caranya kami memaksa main dengan pola kami dan terus menekan mereka,” jelasnya. ****

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement