Olahraga

Pertajam Lini Depan, Chelsea Datangkan Aubameyang ‘Reuni’ dengan Tuchel

Published

on

Pierre-Emerick Aubameyang kembali ke Premier League. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Chelsea tak ingin terlambat untuk meningkatkan opsi menyerang mereka dengan memikat Pierre-Emerick Aubameyang kembali ke Premier League untuk lini depan The Blues.

The Blues mengumumkan kembalinya sang striker ke sepakbola Inggris hampir 90 menit setelah jendela transfer ditutup.

Aubameyang, 33, mengaku senang.”Saya sangat senang. Merupakan suatu kehormatan untuk menjadi bagian dari tim ini dan saya tidak sabar untuk memulai,” kata Aubameyang. “Saya memiliki beberapa urusan yang belum selesai dengan Premier League, jadi senang bisa kembali dan sangat menarik,” lanjut pemain yang sempat merumput untuk Barcelona.

Ketua Chelsea Todd Boehly menambahkan timnya senang dengan kedatangan Aubameyang. “Pierre-Emerick adalah striker elit dengan rekam jejak yang terbukti di Premier League, dan kedatangannya memperkuat skuad kami, memberi kami opsi menyerang baru,” terang Boehly. “Kami sangat senang dia bergabung dengan kami di era baru di Chelsea dan kami sangat menantikan untuk bekerja dengannya,” imbuhnya.

Mantan pemain internasional Gabon itu bergabung dengan Barcelona awal tahun ini setelah Arsenal membatalkan kontraknya tetapi raksasa Spanyol itu menguangkannya di tengah masalah keuangan yang sedang berlangsung.

Advertisement

Chelsea diyakini telah membayar lebih dari £ 10 juta untuk menyatukan kembali mantan kapten Gunners dengan bos Thomas Tuchel, yang sebelumnya bermain untuk Borussia Dortmund.

Dan Aubameyang diharapkan menjadi titik fokus lini depan baru di Stamford Bridge segera setelah ia pulih dari patah rahang.

Chelsea hanya mengumpulkan tujuh poin dari lima pertandingan pembukaan Liga Premier mereka dan Raheem Sterling adalah satu-satunya penyerang yang membuka rekeningnya untuk musim ini.

Penandatanganan musim panas dimulai bersama Kai Havertz dan Mason Mount dalam serangan tiga orang di setiap pertandingan itu tetapi rekan satu timnya gagal menembak.

Dan tanggung jawab untuk mencetak gol secara teratur sekarang akan berada di pundak Aubameyang, yang mengantongi 79 gol dalam dua musim di bawah Tuchel di Jerman. ****

Advertisement

Exit mobile version