Connect with us

Olahraga

Ogah Kapok dan Sebut Punya ‘Urusan’ dengan Fury, Wilder Inginkan Duel Keempat

Avatar

Diterbitkan

pada

Deontay Wilder ketika melawan Tyson Fury. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Deontay Wilder seakan tak kapok dengan mengklaim dirinya memiliki ‘urusan’ yang belum selesai dengan Tyson Fury, dan berharap untuk menghadapi juara kelas berat WBC untuk keempat kalinya.

Wilder adalah satu-satunya petarung yang menghindari kekalahan melawan Fury dalam karir profesional petinju berusia 34 tahun itu, melakukannya dalam hasil imbang pada Desember 2018.

Namun, ‘Bronze Bomber’ kemudian menderita dua kekalahan dari Fury – yang terakhir dihentikan pada ronde ke-11 pada Oktober 2021 – dan dia masih berharap mendapat kesempatan untuk membalas kekalahan tersebut.

“Saya pikir pasti ada peluang pertarungan keempat lagi,” kata Wilder kepada Sky Sports. “Tinju adalah bisnis. Banyak orang menyebutnya olahraga, tapi itu bukan olahraga. Divisi kelas berat sangat kecil. Saya masih menjadi ikan besar dalam bisnis ini, terutama di sini di Amerika,’ sambungnya.

“Selama kita semua berada di divisi yang sama dan semua masih bertarung, mengapa tidak? Itu hanya bisa mengarah ke sana. Dengan semua yang dikatakan, itu pasti sebuah kemungkinan,” sebut Wilder tentang keinginan kembali duel lawan Fury.

Advertisement

Wilder, yang tidak bertarung sejak kekalahan kedua dari Fury, akan bertemu Robert Helenius di babak penyisihan bulan depan, dan mungkin akan menghadapi pertarungan lebih lanjut dalam upayanya untuk kembali ke perebutan gelar.

Namun, Oleksandr Usyk, yang menang dan kemudian mempertahankan sabuk WBO, WBA dan IBF dengan dua kemenangan atas Anthony Joshua, telah melontarkan gagasan untuk menawarkan Wilder pertarungan kejuaraan – sebuah tawaran yang akan diterima oleh petinju berusia 36 tahun itu.

“Saya mendengar tentang situasi Usyk, dan dia akan berada di sana. Saya menganggap Usyk sebagai orang yang menepati janjinya,” kata Wilder. “Jika Usyk mengatakan dia ingin memberi saya kesempatan untuk meraih gelar, maka itulah yang saya pegang teguh. Saya selalu memberi tahu orang-orang bahwa saya tidak melihat petarung masa lalu, tetapi saya melihat melalui mereka, tidak ada yang salah dengan itu. , menjadi percaya diri pada diri sendiri dan melihat ke depan setelah bab ini ditutup,” jelas Wilder.

“Saya harus menangani bisnis di penghujung hari. Tanpa menangani bisnis maka tidak ada hal lain yang bergerak maju. Saya menghadapinya satu per satu. Saya mengambil semuanya, satu hari pada satu waktu,” ucap Wilder. “Setelah saya menyelesaikan dan menyelesaikan apa yang harus saya lakukan dengan Robert, maka saya akan melanjutkan, dan saya akan menantikan tantangan berikutnya, apakah itu Usyk atau apakah itu orang lain,” terangnya. ****

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement