Connect with us

Olahraga

MotoGP 2022: Menang di GP Amerika, Bastianini Pede Bertarung Rebut Gelar

Avatar

Diterbitkan

pada

Enea Bastianini semakin percaya diri. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Kembali memimpin klasemen sementara pembalap MotoGP setelah meraih kemenangan Grand Prix Amerika, Enea Bastianini, kian pede (percaya diri-red) bisa memperebutkan gelar MotoGP 2022.

Bastianini menjadi pemenang dua seri GP di MotoGP musim 2022, setelah mengalahkan Jack Miller (Ducati/Australia) pada Grand Prix Amerika hari Minggu lalu.

Baru melewati empat balapan, pembicaraan soal gelar jelas terlalu dini. Namun, ia percaya diri dengan peluangnya dalam perebutan titel MotoGP 2022.

“Baru empat balapan pertama, kejuaraan masih panjang,” kata Bastianini. “Tapi kami memiliki potensi yang sangat bagus. Tim bekerja dengan baik dan saya pikir kami bisa bertarung untuk kejuaraan,”sambung Bastianini.

Bastianini melakukan balapan taktis, menghemat tenaga dan bannya di belakang pembalap GP22 Miller dan Jorge Martin (Pramac Ducati/Spanyol) sebelum diminta untuk menyerang oleh Alex Rins (Suzuki Ecstar/Spanyol).

Advertisement

“Itu adalah pertempuran yang sangat sulit, bagian pertama balapan sangat penting untuk tidak menghabiskan terlalu banyak energi,” ungkap Bastianini. “Mulai dari baris kedua membuat segalanya lebih mudah, tetapi ketika Alex mencoba menyalip saya berkali-kali, saya berpikir, ‘oke, sekarang saatnya untuk mendorong’. Saya menyalip Jorge dan kemudian Jack, dan saya menang. Fantastis,” lanjutnya.

Bastianini sekarang kembali ke Eropa dengan keunggulan lima poin atas Rins dari Suzuki di kejuaraan pebalap, setelah memenangkan putaran pertama (Qatar) dan sekarang terakhir dari putaran pembuka.

“Kedua kemenangan itu penting bagi saya karena itu 25 poin,” kata Bastianini. “Yang pertama adalah yang paling spesial karena saya mendedikasikannya untuk Fausto dan juga balapan pertama untuk tim (bersama Ducati). Yang ini lebih baik bagi saya sebagai pebalap karena kami tahu sekarang kami konstan dan setiap balapan kami bisa berada di depan. Hanya Argentina, tapi itu adalah akhir pekan yang sangat aneh bagi kami,” imbuhnya.

Advertisement
Lanjutkan Membaca