Olahraga

Miami Masters 2022: Jinakkan Hurkacz, Alcaraz Jumpa Casper Ruud di Final

Published

on

Casper Ruud (kiri) dan Carlos Alcaraz akan saling jumpa di final. (Foto: Livescore.com)

FAKTUAL-INDONESIA: Petenis peringkat delapan dunia Casper Ruud (Norwegia) melanjutkan sepekterjangnya lolos ke final turnamen Miami Masters 2022, setelah di semifinal meredam perlawanan petenis bukan unggulan Francisco Cerundolo (Argentina) dengan dua set langsung 6-4, 6-1, Jumat (1/4/2022), di Miami Florida, Amerikat Serikat.

Ruud menyudahi perlawanan petenis nomor 103 dunia itu, dimana Cerundolo tidak bisa menangani servis petenis Norwegia itu. Ruud memenangkan 84 persen dari servis pertamanya yang sukses (31-37), sementara Cerundolo turun dengan 52 persen (17-33).

Setelah set pertama yang berlangsung ketat, unggul 5-4, Ruud mengambil break dan frame pertama, dan tidak pernah menoleh ke belakang. Sedangkan Cerundolo menciptakan empat break point di set kedua untuk mencoba kembali ke permainan, tetapi tidak bisa memanfaatkannya.

Ruud akan berusaha untuk menambah gelar keduanya tahun ini setelah juga mengalahkan Diego Schwartzman (Argentina) di penentuan Buenos Aires pada bulan Februari.

Berbicara di lapangan setelah kemenangannya, Ruud mengatakan dia terkejut bisa lolos final Masters 1000 pertamanya di lapangan permukaan keras. Ia mengaku menghadapi kondisi sulit sampai akhirnya tiba di laga puncak.

Advertisement

“Itu bukan di mana saya membayangkan diri saya memainkan final Masters 1000 pertama saya [di lapangan keras], tetapi saya akan menerimanya,” ucap Ruud. “Ini adalah perasaan yang luar biasa, saya menikmati kota dan turnamen. Itu cukup brutal hari ini. Sangat lembab, yang membuat pernapasan agak sulit. Saya mengalami tiga kekalahan telak di semifinal Masters [1000] saya sebelumnya dan saya pikir hari ini adalah kesempatan bagus untuk mencapai final pertama saya, benar-benar perlu,” sambungnya.

Ruud akan bermain melawan Carlos Alcaraz (Spanyol) di set penentuan setelah petenis berusia 18 tahun itu mengalahkan petenis Hubert Hurkacz (Polandia) lewat pertandingan seru dua set (7-5), 7-6 (7-2). Padahal sebelumnya Hurkacz sukses menumbangkan unggulan kedua Daniil Medvedev (Rusia) sekaligus menggagalkan misi untuk jadi nomer satu dunia kembali.

Hebatnya, tidak ada break dari servis sepanjang pertandingan, dengan kedua pria itu menyelamatkan tiga break point yang mereka hadapi.

Alcaraz sedikit lebih baik dengan permainan pengembaliannya sepanjang, memenangkan 31 persen dari poin pengembaliannya (27-86) dibandingkan dengan 25 persen Hurkacz (20-80).

Tertinggal 5-3 pada tie-break set pertama, Alcaraz merebut empat poin berturut-turut untuk merebut set tersebut, tetapi membuatnya terlihat jauh lebih mudah untuk kedua kalinya. ****

Advertisement

Exit mobile version