Home Olahraga Lolos ke Final, Barty Berpeluang Akhiri Dahaga Australia Raih Juara di Wimbledon

Lolos ke Final, Barty Berpeluang Akhiri Dahaga Australia Raih Juara di Wimbledon

oleh Bambang

Ashleigh Barty mengepalkan tangan usai memstikan ke final. (wimbledon.com)

FAKTUALid – Petenis putri nomer satu dunia, Ashleigh Barty (Australia), selangkah lagi akan mengobati dahaga panjang Negeri Kanguru akan seorang juara di ajang turnamen Grand Slam, setelah dia berhasil melewati mantan juara Angelique Kerber (Jerman) dengan dua set langsung 6-3, 7-6 (3) untuk melenggang ke final Wimbledon 2021, Kamis (8/7/2021), di Centre Court All England Club London, Inggris.

Maklumlah, sudah 21 tahun Negeri Kanguru gagal menempatkan juara di turnamen Grand Slam. Dan kini di pundak Barty mereka punya kesempatan untuk mengakhiri dahaga panjang tersebut.

Barty yang menempapi unggulan utama di final akan bertemu pemenang pertandingan antara unggulan kedua Aryna Sabalenka (Belarusia) melawan unggulan kedelapan Karolina Pliskova (Rep Ceko).

Barty tinggal satu pertandingan lagi untuk mewujudkan impian seumur hidupnya. Hingga tahun ini, hasil terbaiknya adalah mencapai babak keempat dua tahun lalu.

“Ini adalah mimpi saya,” kata Barty. “Saya berada dalam posisi yang sangat beruntung karena saya dapat melakukan apa yang saya sukai, melakukan apa yang saya impikan sebagai seorang anak. Jadi saya pikir saya baru saja mendapat banyak rasa terima kasih atas kenyataan bahwa saya bisa datang ke sini dan melakukan apa yang saya sukai,” imbuhnya.

Barty adalah salah satu superstar internasional yang paling membumi dan lurus ke depan. Ia tidak banyak berulah di lapangan atau di luar lapangan.

“Saya pikir saya sangat beruntung mendapatkan banyak dukungan di seluruh dunia,” katanya. “Sebagai pemain tenis Australia, kami berada di salah satu dari sedikit negara yang merupakan negara Grand Slam. Tanpa ragu itu menambah kegembiraan, itu menambah kalender bahwa kami memiliki turnamen di halaman kami sendiri,” sambungnya.

Dalam 10 tahun The Championships, dari tahun 1996 hingga 2005, Australia memiliki semifinalis di tunggal putri atau putra setiap tahun kecuali dua; dan pada tahun 2000, negara ini memiliki kesempatan untuk meraih kemenangan ganda ketika Dokic yang mengayun bebas dan pukulan servis voli Pat Rafter masih berdiri. Tapi sejak itu mereka selalu gagal hingga muncul Barty yang berhasil lolos ke final kali ini. Australia ingin mengakhiri paceklik gelar di ajang Grand Slam lewa Barty.****

You may also like

Tinggalkan Komentar