Connect with us

Olahraga

LeBron James Ketuk Hati Pemerintah Rusia agar Bebaskan Bintang Basket NBA Wanita Griner

Avatar

Diterbitkan

pada

LeBron James, bintang kenamaan NBA. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Pebasket kenamaan LeBron James mengkritik pemerintah Amerika Serikat atas penanganannya terhadap dipenjaranya bintang WNBA Brittney Griner di Rusia.

James membahas masalah ini dalam trailer untuk acara bincang-bincang online-nya, “The Shop: Uninterrupted.”

“Sekarang, bagaimana dia bisa merasa bahwa Amerika mendukungnya?” kata penyerang Los Angeles Lakers itu. “Saya akan merasa seperti, ‘Apakah saya ingin kembali ke Amerika?,” sambung James.

Episode ini akan tayang secara keseluruhan pada hari Jumat di YouTube.

Griner, tujuh kali WNBA All-Star dengan Phoenix Mercury, ditangkap di Bandara Internasional Sheremetyevo Moskow pada 17 Februari 2022 lalu karena membawa kartrid vape yang dengan susah payah berisi produk ganja.

Advertisement

Pekan lalu, pelatih Mercury Vanessa Nygaard merujuk James dalam permohonannya agar ofisial bertindak lebih cepat.

“Jika itu LeBron, dia akan ada di rumah, kan?” kata Nygard. “Ini adalah pernyataan tentang nilai wanita. Ini adalah pernyataan tentang nilai orang kulit hitam. Ini pernyataan tentang nilai seorang gay. Semua hal itu. Kami tahu itu, dan itulah yang sedikit lebih menyakitkan,” tambahnya.

Komunitas olahraga terus mengadvokasi kembalinya Griner ke AS selama lima bulan terakhir, tapi dia tetap dalam tahanan Rusia sementara perang di Ukraina terus menyebabkan ketegangan antara Washington dan Moskow.

WNBA mengadakan All-Star Game Sunday di Chicago, dengan penahanan Griner menerima banyak perhatian. Pemain di kedua tim mengenakan Griner’s No. 42 dan nama di kaus mereka selama babak kedua.

Dalam beberapa pekan terakhir, baik Griner dan istrinya Cherelle telah melakukan korespondensi dengan Presiden Joe Biden, tetapi pemerintah belum secara terbuka mengumumkan rencana kepulangannya.

Advertisement

Griner mengajukan pembelaan bersalah Kamis lalu di pengadilan Rusia, mengatakan dia mengemas kartrid secara tidak sengaja. ESPN melaporkan pada akhir pekan bahwa permohonan Griner dapat menjadi bagian dari strategi untuk memfasilitasi pertukaran tahanan yang juga dapat mencakup mantan tahanan AS. Marinir Paul Whelan, yang juga ditahan di Rusia.

Pada bulan Juni, AS Departemen Luar Negeri mengklasifikasikan Griner sebagai orang yang ditahan secara salah.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken telah menegaskan kembali bahwa mengembalikan para tahanan ke AS tetap menjadi prioritas.

“Kami tidak akan mengalah sampai Brittney, Paul Whelan dan semua orang Amerika lainnya yang ditahan secara salah dipersatukan kembali dengan orang yang mereka cintai,” kata Blinken di Twitter pekan lalu. ****

Advertisement
Lanjutkan Membaca