Olahraga
Kalah di Final, Pupus Asa Aldila/Harrison Buka Musim Rebut Juara di Traralgon International

Aldila Sutjiadi (kanan) bersama Catherine Harrison harus puas seabagi runner up. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA: Keberuntungan belum memihak Srikandi tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Catherine Harrison (Amerika Serikat) yang harus puas menjadi runner-up di turnamen ITF W60 Traralgon International 2022, Sabtu (8/1/2022), di Traralgon, Australia.
Aldila/Harrison di final harus mengakui keunggulan pasangan unggulan utama Emina Bektas/Tara Moore (Amerika Serikat/Inggris) lewat pertandingan seru tiga set 6-0, 6-7 (1/7) dan 8-10. Mereka pun harus puas menjadi runner-up turnamen yang menyediakan hadiah total uang 60 ribu dolar AS tersebut.
“Skornya nyesek banget,” kata Aldi dalm cuitan istragram-nya.
Menepati posisi unggulan kedua, pasangan Aldila/Horrison tampil mengejutkan dengan sukses memperdaya pasangan Bektas/Moore di set pertama. Mereka mampu mendominasi dengan permainan solid dan kompak untuk membulan-bulani Bektas/Moore ingga menang dengan skor telak 6-0 di set pertama.
Aldila/Harrison sebenarnya juga sempat memimpin di set kedua, sebelum lawannya pelahan tapi pasti mulai menemukan irama permainan untuk memberikan perlawanan lebih sulit. Set kedua terjadi kejar mengejar perolehan angka hingga kedudukan 6-6 untuk memaksa terjadi tiebreak.
Duet Aldila/Harrison terlihat kalah tanjam dalam melakukan servis. Mereka akhirnya harus kalah pada adu tiebreak ini dengan skor cukup meyakinkan 6-7 (1/7).
Di set ketiga super tiebreak, duet Aldila/Harrison mencoba sekuat tenaga memberikan perlawanan kepada Bektas/Moore. Kejar mengejar poin pun terjadi hingga kedudukan 7-7. Tapi Aldila/Harrison kalah tenang hingga akhirnya harus menyerah pada super tiebreak ini dengan skor 8-10.
Kakalahan di final ini menjadi asa Aldila untuk membuka musin dengan pencapaian juara harus tertunda. Namun demikian keseberhasilan menjadi runner up sesuai perhitungan karena di turnamen Traralgon Internasional ini memang menempati unggulan kedua. ****