Olahraga

JAPFA Chess Festival 2026: IM Satria Duta Akhirnya Petik Kemenangan dari IM Khuong Duy

Published

on

Pecatur putra Indonesia International Master (IM) Satria Duta (kiri) saat menghadapi pecatur Vietnam (IM) Khuong Dau di Gedung Serbaguna, Senayan, Jakarta, Jumat 4 September 2026. (Foto: Bambang)

FAKTUAL-INDONESIA: Pecatur Indonesia International Master (IM) Satria Duta Cahaya akhirnya berhasil memetik kemenangan atas IM Dau Khuong Duy (Vietnam) pada Rapid Chess babak keenam Duel Match JAPFA Chess Festival 2026, Jumat (4/9/2026), di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta.

Kemenangan menjadikan Duel Match kedua pecatur masa depan tersebut semakin menarik pada hari ke-5 JAPFA Chess Festival 2026.

Sebelumnya pada babak keempat catur standar Satria Duta kembali bermain remis dengan Khuong Dau. Satria memegang bidak hitam mampu mengimbangi permainan pecatur Vietnam untuk mencegah raih kemenangan.

Namun pada babak kelima yang memainkan catur cepat (Rapid Chess), Satria harus mengakui keunggulan Khuang Duy. Tapi di babak keenam, Satria mampu berhasil bangkit untuk mencuri kemenangan dengan bidak hitam.

Kemenangan perdana di babak keenam ini membawa Satria mengumpulkan 2,5 poin, sedangkan Khuong Dau dengan 3,5 poin.

Satria masih menjaga asa untuk dapat tampil sebagai pemenangan Duel Match. Masih ada empat babak tersisa, namun Satria harus kerja keras.

Advertisement

Sementara Duel Match Putri International Master (WIM) Laysa Latifah harus mengakui keunggulan Women Grand Master (WGM) Xeniya Balabayeva (Kazakstan). Xeniya unggul di tiga babak (satu catur klasik dan dua catur Rapid) yang dimainkan hingga skor total menjadi 5-1 atas Laysa.


Ir. Eka Putra Wirya, Dewan Pembina PB. Percasi (kedua dari kanan) saat Talkshow dalam JAPFA Chess Festival 2026, bersama R. Artsanti Alif VP-Head of Social Investment PT JAPFA Comfeed Indonesia (kedua dari kiri), dan Women Grand Master Median Warda Aulia (kiri). (Foto: Bambang)

Talk Show Majukan Catur Indonesia 

Sementara rangkaian JAPFA Chess Festival 2026, juga disi dengan acara talk show yang mengusung tema “Menggagas Kolaborasi Pembinaan Catur Junior Indonesia”. Kemajuan catur di Indonesia diharapkan mendapatkan lebih banyak dukungan dari berbagai pihak.

PB Percasi memberikan apresiasi tinggi kepada JAPFA yang dinilai konsisten membangun ekosistem catur Indonesia. Mulai dari level pembibitan hingga jenjang internasional selama hampir tiga dekade.

“Saya berterima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi buat JAPFA. Karena JAPFA sangat konsisten dengan membangun ekosistem catur di Indonesia,” kata Ir. Eka Putra Wirya, Dewan Pembina PB. Percasi. “Dan kalau kita lihat juga tahun 2025 JAPFA mendapat penghargaan ‘Distinguished Asian Sponsor’ dari Asian Chess Federation. Itu suatu tanda bahwa mereka juga melihat bagaimana sepak terjang JAPFA di dunia catur Indonesia,” tambah Eka Putra Wirya.

“28 tahun hubungan kami dengan Percasi kami jaga dengan baik, makin lama semakin akrab. Keberlanjutan itu ada karena komunikasi yang baik,” tutur R. Artsanti Alif VP-Head of Social Investment PT JAPFA Comfeed Indonesia.

Advertisement

Selain itu JAPFA bersama PB Percasi akan menggelar pemusatan latihan terpadu bertajuk Chess Camp. Sebanyak 12 pecatur muda terbaik hasil seleksi JAPFA For Kids bakal digembleng mulai 7 September hingga 16 Oktober mendatang.

VP Head of Social Investment JAPFA, Artsanti Alif menegaskan, program pembinaan ini tidak hanya fokus pada taktik di atas papan catur, tetapi juga meliputi ketahanan fisik, psikologi, serta asupan gizi seimbang.

“Akan ada 12 siswa melakukan chess camp dari tanggal 7 September hingga 16 Oktober. Pembinaan fisik, psikologi, dan pola makan yang sesuai karena kalau tidak makan yang baik mereka tidak bisa berpikir dengan benar,” ucapnya.****

 

Advertisement
Exit mobile version