Connect with us

Olahraga

JAPFA Chess Festival 2023: Menangi Derby Jabar atas Hakim, GM Susanto Megaranto Selangkah Lagi Raih Juara

Avatar

Diterbitkan

pada

GM Novendra Priasmoro harus bermain remis di babak ketujuh JAPFA Chess Festival 2023. (Foto: Bambang)

FAKTUAL-INDONESIA: Grandmaster (GM) Susanto Megaranto memperlihatkan ‘taji’ memenangi Derby Jabar atas MN Nuh Hakim Perwiratama pada babak ketujuh katagori Open JAPFA Chess Festival 2023, Sabtu (21/10/2023), di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta.

Memegang bidak putih dan mengawali dengan pembukaan Spanyol, GM Susanto sempat kritis waktu sebelum berfikir keras guna menyudahi perlawanan Nuh Hakim pada langkah ke-61. “Saya mengambil langkah korban peluncur agar keluar dari tekanan. Strategi saya berhasil hingga akhirnya balik menekan dan selanjutnya berhasil memetik kemenangan,” kata GM Susanto usai tanding.

GM Susanto kini seorang diri memuncaki klasemen sementara katagori Open dengan mengumpulkan 6 poin dari tujuh babak yang telah dimainkan. “Masih ada dua babak lagi besok, jadi peluang masih terbuka pecatur lain bisa membalap saya. Tapi saya akan berusaha tampil terbaik pada dua babak tersisa tersebut,” lanjutnya.

Sementara itu GM Novendra Priasmoro dipastikan buyar harapan untuk dapat tampil merebut juara. Ia dipaksa bermain remis oleh MN Gelar Sagara di babak ketujuh. GM Novendra hingga babak ketujuh baru mengumpulkan 4,5 poin.

WGM Dewi AA Citra Menang

Advertisement

Sementara itu pada Dwitarung Internasional, pecatur putri Indonesia WGM Dewi AA Citra, sukses memperdaya WGM Nguyen Thi Mia Hung (Vietnam) pada babak kelima untuk memimpin sementara 3-2 dari enam babak yang harus dilakoni. Dewi tetap tidak mau lengkah untuk pertandingan babak keenam yang akan dilangsungkan Minggu (22/10/2023).

“Saya tetap harus fokus neski sekarang sudah unggul 3:2 atas Nguyen. Nguyen adalah lawan seimbang dan punya tipe permainan ulet pantang menyerah. Jadi saya tetap harus mewaspadainya pada pertandingan terakhir babak keenam. Semoga saya dapat memetik hasil terbaik,” tutur WGM Dewi ditemui udai pertandingan.

Sedangkan WGM Nguyen Thi mengaku dirinya melakukan blunder di langkah-langkah akhir hingga harus menyerah pada langkah ke-90. “Saya membuah langkah keliru karena krisis waktu,” aku WGM Nguyen. “Kesalahan itu mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Dewi untuk memaksa saya kalah. Tapi pertandingan Dwitarung Internasional ini masih satu babak lagi. Saya akan berjuangan sungguh-sungguh memetik kemenangan untuk membuat sama kedudukan. Semoga saya dapat melakukannya besok,” tekad WGM Nguyen Thi. ****

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement