Olahraga
Formula Satu (F1) 2022: Ecclestone Hapus Harapan Leclerc dan Ferrari Raih Gelar
Charles Leclerc yang menjadi harapan Ferrari. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA: Mantan bos Formula Satu (F1), Bernie Ecclestone, telah mengeluarkan vonis blak-blakan tentang harapan gelar Charles Leclerc (Monako) setelah sempat mendukung Ferrari musim ini tapi berubah memprediksi “tidak akan mendapatkan apa-apa”.
Juara bertahan Red Bull Max Verstappen (Belanda) telah memenangkan enam dari sembilan balapan sejauh musim ini untuk membangun keunggulan 49 poin yang dominan atas Leclerc – yang juga terpaut tiga poin dari Sergio Perez – di kejuaraan pebalap.
Defisit itu terjadi di tengah ayunan besar di klasemen, dengan Leclerc sebelumnya memegang keunggulan 46 poin atas Verstappen setelah tiga putaran pembukaan musim ini ketika pembalap Belanda itu terpaksa pensiun dari dua balapan tersebut.
Namun, kemenangan terakhir Leclerc datang di Australia pada bulan April dan Verstappen telah memenangkan lima dari enam balapan sejak itu, dengan Ecclestone menyatakan dia sekarang “mudah”.
“Kesalahan merayap lagi. Keandalan yang kami lihat sering mengingatkan pada masa lalu dan para pebalap sendiri tidak selalu percaya diri di lintasan,” katanya kepada Blick. “Itu berarti Max sedang menikmati waktu yang mudah di Red Bull dengan enam kemenangan,” sambungnya.
Ecclestone menambahkan dirinya ingin melihat Ferrari tampil lebih baik di musim 2022 tetapi penampilan awal akhirnya membuatnya menghapus peluang tim.
“Seperti banyak orang, saya berharap Ferrari akan sukses lagi setelah lebih dari 14 tahun,” katanya. “Sayangnya, saya harus mengatakan bahwa siapa pun yang terus menaruh uang mereka di Ferrari atau Leclerc tidak akan mendapatkan apa-apa,” imbuhnya.
Ferrari belum pernah memenangkan kejuaraan konstruktor sejak 2008 dan, dari 1999 hingga 2008, telah merebut gelar dalam delapan dari sepuluh musim.
Kimi Raikkonen adalah pembalap Ferrari terakhir yang memenangkan kejuaraan pembalap dengan kemenangannya pada tahun 2007, dan merupakan satu-satunya pembalap yang menang bersama Ferrari sejak kesuksesan terakhir Michael Schumacher pada tahun 2004. ****