Connect with us

Olahraga

Formula One (F1) – Red Bull Hadapi Temuan Pelanggaran Batas Anggaran, Hasil Akhir Tunggu Penjelasan FIA

Avatar

Diterbitkan

pada

Principal Red Bull Rancing Christian Horner. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Federation Internationale de l’Automobile (FIA) telah menunda keputusannya atas potensi pelanggaran batas anggaran Formula One (F1) oleh Red Bull dan Aston Martin hingga 10 Oktober.

Badan pengatur F1, yang diperkirakan akan merilis Sertifikat Kepatuhan untuk musim 2021 pada hari Rabu, telah membuat penundaan lima hari untuk keputusannya di tengah kehebohan yang sedang berlangsung.

Red Bull, yang pembalapnya Max Verstappen memenangkan Kejuaraan Dunia Pembalap di final yang kontroversial tahun lalu, adalah salah satu dari dua tim yang dituduh oleh rivalnya telah melanggar batas fiskal kompetisi.

Sementara itu Principal Christian Horner telah menegaskan kembali kepercayaan pada timnya dan mengancam rekannya di Mercedes, Toto Wolff, dengan tindakan hukum atas klaimnya.

Namun penantian untuk mengetahui apakah Red Bull melakukan pelanggaran sekarang akan berlangsung hingga minggu depan.

Advertisement

“FIA menginformasikan bahwa kesimpulan dari analisis pengajuan keuangan 2021 tim Formula Satu dan rilis selanjutnya Sertifikat Kepatuhan terhadap Peraturan Keuangan tidak akan dilakukan pada Rabu, 5 Oktober,” kata organisasi tersebut.

“Analisis pengajuan keuangan adalah proses yang panjang dan kompleks yang sedang berlangsung dan akan diselesaikan untuk memungkinkan rilis Sertifikat pada hari Senin, 10 Oktober,” tambah pernyataan tersebut.

“Regulasi Finansial disetujui dengan suara bulat oleh semua Kontestan, yang telah bekerja secara positif dan kolaboratif dengan Administrasi Batas Biaya FIA sepanjang tahun pertama ini di bawah Regulasi Finansial,” tutur pernyataan tersenut.

“Seperti yang dikomunikasikan sebelumnya, ada spekulasi dan dugaan yang signifikan dan tidak berdasar sehubungan dengan masalah ini, dan FIA menegaskan bahwa sampai diselesaikan, tidak ada informasi lebih lanjut yang akan diberikan,” terang pernyataan.

“FIA juga menegaskan kembali bahwa setiap saran bahwa personel FIA telah mengungkapkan informasi sensitif sama-sama tidak berdasar.”

Advertisement

Hukuman kemungkinan akan mengikuti jika Red Bull dianggap telah melakukan pelanggaran, meskipun sejauh mana itu akan melucuti  Max Verstappen dari gelar dunia perdananya. ****

Lanjutkan Membaca