Olahraga
Eka Putra Wirya – PB Percasi Gelar Syukuran dan Lepas Tim Indonesia ke Eastern Asian Chess Junior Championships 2025

Eka Putra Wirya. (Foto: Bambang)
FAKTUAL-INDONESIA: Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) dan ” Bapak Catur ” Indonesia Eka Putra Wirya menggelar syukuran dibarengin melepas Timnas Yunior Indonesia yang akan mengikuti Eastern Asian Chess Junior Championships Zhunghai China, Selasa (15/7/2025), di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) Bekasi, Jawa Barat.
Konfederasi Catur ASEAN atau Asean Chess Confederation (ACC) memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang dinilai telah mendukung dan membangun olahraga catur di negaranya. Di ajang ini Indonesia menjadi peraih penghargaan terbaik diantara anggota Asean dengan menyabet tiga penghargaan.
Baca Juga : Biel Chess Festival 2025: IM Aditya Bagus Arfan Menang Mudah di Babak Pertama
Salah satu peraih penghargaan adalah Eka Putra Wirya yang memperoleh penghargaan “Distinguished Sponsor Award” pada Asean Caissa Award 2024.
Distinguished Sponsor Award merupakan bentuk penghargaan tertinggi yang diberikan ACC kepada mitra korporasi maupun perorangan untuk dedikasinya yang luar biasa dalam menggembangkan catur sebagai olahraga yang inklusif, kompetitif, dan bermartabat di tingkat regional.
Eka Putra Wirya sejauh ini memang dikenal sebagai sosok yang selalu berada di belakang dunia catur Indonesia. Ia selalu siap membukakan jalan bagi para pecatur yang memiliki komitmen tinggi di olahraga ini.
“Saya tentunya bersyukur karena lilin-lilin kecil yakni para pecatur muda bisa menerangi catur Indonesia di belahan dunia,” ungkap Eka Putra Wirya di sela-sela acara Syukuran Ulang Tahun Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) yang ke-32, serta Pelepasan Tim Catur Remaja Indonesia menuju Eastern Asian Youth di Zhuhai, China, 20-30 Juli mendatang di SCUA Bekasi, Selasa (15/7/2025).
Baca Juga : Asian Junior Chess Championship 2025: Redam Pecatur Uzbekistan, Nayaka Raih Juara Catur Cepat
Menurutnya, makna di balik penghargaan itu merupakan beban berat baginya, untuk terus membina dan mencetak prestasi catur Indonesia.
“Saya terima penghargaan ini dengan rasa syukur. Ini bukan pencapaian, melainkan tanggung jawab besar untuk pembinaan catur tanpa batas,” paparnya.
Menurut pengusaha yang juga Dewan Pembina Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia(PB Percasi) itu. Catur bukan hanya sekedar hobi baginya. Tapi, ia merasa tertantang untuk ikut mencetak para pecatur andal yang punya masa depan prestasi.
“Saya terinspirasi dari Grand Master(GM) Utut Adianto yang yang merupakan satu visu dan satu perjuangan dengan saya dalam membina catur. Itu yang membuat saya semakin mencintai catur,” jelasnya. ****