Olahraga
Duel Meet JAPFA Chess Festival 2025: GM Susanto Ungguli GM Daniel di Catur Standart, WIM Shafira Kembali Menderita Kalah

GM Susanto Megaranto tampil percaya diri. (Foto: Bambang)
FAKTUAL-INDONESIA: Pecatur putra senior Indonesia, GM Susanto Megaranto (2476) , menyapu kemenangan catur standart atas GM Daniel Quizon (2420/Filipina) pada Duel Meet Grand Master JAPFA Chess Festival 2025, Senin (6/10/2025), di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta.
“Set up permainan lawan salah dari awal,” kata GM Susanto usai pertandingan. “Jadi dia under pressure terus sejak awal hingga akhir. Tidak ada kesempatan counter attack karena dia harus main bawah terus, sejak awal sampai akhir,” sambung GM Susanto yang menghentikan lawannya pada langkah ke-48 dengan Opening King”s Indian.
Baca Juga : Duel Meet JAPFA Chess Festival 2025: GM Susanto Menang, WIM Shafira Harus Akui Ketangguhan Runner Up Juara Dunia IM Amina
GM Susanto unggul 2-0 dengan menyapu kemenangan di dua babak catur standart. Namun masih menyisakan empat babak lagi dengan rincian dua babak catur rapid dan dua babak catur blitz.
GM Susanto belum mau sesumbar meski unggul sementara 2-0 atas GM Daniel. “Masih ada catur rapid dan catur blitz,” ucap GM Susanto. “Di rapid pernah main ketika final SEA Games 2019 Filipina, dan saya keluar jadi pemenang untuk meraih medali emas. Tapi sekarang saya kan sudah umur, sebaliknya lawan masih muda 20 Tahunan. Tentu dia punya semangat dan motivasi besar. Jadi saya tetap waspada di rapid dan blitz,” imbuh GM Susanto.
IM Shafira Devi Herfeza kembali menelan kekalahan. (Foto: Bambang)
Mision Imposible Shafira Devi
Hasil sebaliknya harus diterima bintang muda catur putri Indonesia, WIM Shafira Devi Herfeza (2149), yang kembali takluk kepada Runner Up Juara Dunia WIM Amina Kairbekova (2324) asal Kazakstan dalam pertandingan yang mengawali laga dengan pembukaan Ruy Lopez Morphy. Ia menyerah di langkah ke-32 kepada IM Aminah, membuat kedudukan tertinggal 0-2 di Duel Meet Internasional Master JAPFA Chess Festival 2025.
Walau tertinggal sesudah kalah di dua babak catur standart, tapi IM Shafira belum tertutup kans untuk memenangi Duel Meet. Masih ada empat babak kelanjutan, yakni dua catur rapid dan dua catur blitz.
Baca Juga : JAPFA Chess Festival ke-15/2025: Pecatur Terbaik Indonesia Hingga Komunitas Tumplek Bleg Bersaing jadi Terbaik
IM Shafira kembali menghadapi Mision Imposible, keadaan yang pernah dia dapat ketika merebut tiket lolos ke Kejuaraan Dunia. Saat itu posisinya di atas kertas tidak mungkin bisa lolos meraih tiket ke Kejuaraan Dunia. Tapi keajaiban terjadi, dia berhasil lolos menuntaskan Mision Imposible.
IM Shafira diharapkan mengusung semangat Mision Imposible tersebut, untuk bangkit meladeni habis-habisan IM Aminah di empat babak yang masih tersisa.
“Walau kalah Shafira memperlihatkan perlawanan sengit kepada lawannya,” kata pengamat catur yang juga Kabid Binpres PB Percasi Kristianus Liem. “Shafira di babak pertama memberikan perlawanan sengit dari pembukaan, pertengahan hingga ending. Ini sisi positif. Semoga dia bangkit dan bisa membalikkan keadaan,” jelas Kristianus. ****