Olahraga

Domenicalli Khawatir Varian Omicron Berpotensi Kacaukan Kalender F1 2022

Published

on

Keseruan balap Formula One (F1) sangat dinantikan di musim 2022. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Formula One (F1) Stefano Domenicali mengakui kekhawatirannya atas pandemi Covid-19 dengan peningkatan kasus varian Omicron, hal tesebut bisa mengakibatkan perubahan pada kalender F1 2022.

Musim 2022 akan menjadi yang terpanjang dalam sejarah F1, dengan seluruh kalender F1 2022 akan memiliki 23 balapan yang direncanakan antara bulan Maret dan November. Namun, ancaman Covid-19 belum sepenuhnya karena muncul varian baru Omicron yang dapat membuat kalender F1 2022 berpotensi mendapatkan banyak perombakan seperti tahun 2020 dengan 17 balapan, atau 2021 yang meski menghadirkan 22 balapan namun kembali melewatkan beberapa tempat khususnya di Asia.

F1 akan kembali ke Australia, Kanada, Singapura, dan Jepang setelah absen selama dua tahun. Namun, FIA dan Formula 1 tetap waspada tentang dampak potensial dari kembalinya pembatasan Covid-19 yang lebih ketat di seluruh dunia dan munculnya varian Omicron.

Ketika ditanya wilayah mana yang ditargetkan F1 untuk balapan di masa depan selama wawancara dengan Sport 1, Domenicali mengatakan Amerikat Serikat sangat penting. “AS penting bagi kami dan kami bekerja keras untuk membuat Miami sukses pada 2022,” ucap Domenicali. “Wilayah lain yang tidak boleh kita remehkan adalah Timur Jauh, terutama dengan Guanyu Zhou, yang sekarang membalap untuk Alfa Romeo. Minat dari China semakin meningkat, itulah sebabnya kawasan ini juga akan menjadi fokus kami. Kembalinya di Afrika – baik di utara atau selatan – akan menjadi luar biasa,” sambung.

Hanya saja Domenicali menuturkan semuanya tergantung perkembangan Covid-19. “Seberapa cepat ini bekerja juga akan tergantung pada situasi di sekitar Covid. Kita tidak boleh terus meremehkan pandemi corona. Pada 2022, kami mungkin juga harus menyesuaikan kalender lagi.” sambungnya.****

Advertisement

Exit mobile version