Olahraga
Diboikot Kehadirannya di Paralimpiade Musim Dingin di Beijing, Rusia Gelar Paralympic Games Sendiri di Khanty

Sergey Artamonov, kepala budaya fisik dan olahraga Yugra. (Foto:TASS Agency)
FAKTUAL-INDONESIA: Kota Khanty-Mansiisk dari Rusia akan menjadi tuan rumah Paralympic Games minggu depan dengan mengambil the,a ‘We Are Together. Sports’, pasca pelarangan Negeri Beruang Putih itu untuk ikut Praralimpiade Musim Dingin di Beijing.
Sebanyak 70 atlet akan ambil bagian dalam enam kompetisi olahraga. Kepastian Paralimpiade ‘We Are Together.Sports’ di Khanty-Mansiisk antara 16 dan 21 Maret itu dituturkan , Sergey Artamonov, kepala budaya fisik dan olahraga Yugra, Rabu (9/3/2022).
Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Chernyshenko mengatakan kepada TASS pada 5 Maret bahwa menugaskan Kementerian Olahraga Rusia dan Kementerian Keuangan untuk bekerja sama dengan pemerintah Yugra, yang terletak di Daerah Otonomi Khanty-Mansiisk, untuk mengatur tanggal dan lokasi turnamen.
“Turnamen ‘We Are Together. Sports’ akan diselenggarakan oleh Khanty-Mansiisk pada 16-21 Maret,” kata Artamonov.
Sebanyak 70 atlet akan ambil bagian dalam enam kompetisi olahraga – ski lintas alam, biathlon, curling, snowboarding, ski alpine, hoki es kereta luncur. Kompetisi akan diadakan di bawah bendera negara Rusia dan mengikuti lagu kebangsaan, tambah kepala budaya fisik dan olahraga Yugra.
Komite Paralimpiade Internasional (IPC) mengumumkan keputusan pada 4 Maret untuk melarang atlet dari Rusia dan Belarusia berpartisipasi dalam Paralimpiade Musim Dingin 2022, yang dimulai hari itu juga di Beijing China.
Tim RPC (Komite Paralimpik Rusia) termasuk 71 atlet – 33 (dalam ski lintas alam dan biathlon), 17 (hoki es kereta luncur), 10 (ski alpine), enam (snowboarding), lima (curling kursi roda) akhirnya tidak bisa berangkat. Karena ini pemerintah Rusia menggelar pesta olahraga paralimpic tersendiri untuk mengobati kecewa atletnya tersebut.****