Olahraga

DETEC K3N7O3N9 Open 2026: Tampil Mengejutkan, George Tembus Semifinal

Published

on

George Adrian Richter Tagi Huma. (Foto: Dwi Ari)

FAKTUAL-INDONESIA: Babak perempatfinal DETEC K3N7O3N9 Open 2026 mempertontonkan kejutan di setiap Kelompok Umur (KU), Kamis (2 /7/2026.)

Petenis asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, George Adrian Richter Tagi Huma menjadi pemeran utamanya pada tunggal putra KU 12 tahun. Bertanding di Stadion Tenis Gelora Merdeka, George mengatasi unggulan ketujuh asal DKI Jakarta, Kim Joo Young, 5-4(5), 4-1.

“Kim main bagus. Servis dan forehandnya susah. Tapi, aku bermain dengan baik juga. Aku juga belajar dari kesalahanku di awal. Boros dan sering mati pas bola-bola enak” ujar George, pelajar SD Inpres Oitete 2, Kupang (NTT)

Jumat (3/7/2026), George pun ke semi final dengan motivasi lebih. Petenis binaan Wellem Tennis Club kembali bertemu petenis DKI Jakarta, Kennedy Cruz Kowara yang mengalahkannya di kategori ganda putra turnamen junior nasional ini.

“Dia bagus mainnya. Bola-bolanya masuk terus. Tapi, aku tetap optimis. Forehand dan footwork juga bagus. Aku akan mempersiapkan mental dan tenaga,” ujar George, pengidola bintang tenis asal Spanyol, Carlos Alcaraz.

Advertisement

Perbedaan dua ratus rangking PNP (Peringkat Nasional PP Pelti) pun tak membuatnya gentar. George telah berpengalaman mengalahkan unggulan kedua, Muhammad Faid pada perdelapan final. Meski mendapat bagel di set pertama, ia tetap bermain ulet untuk berbalik unggul lewat super tie break 1-4, 5-3, (10-8).

Azza Tampil Luar Biasa

George bukan satu-satunya petenis yang tampil mengejutkan dalam edisi kedelapan TDP (Turnamen Diakui PP Pelti). Azza Zulaikha Kanahaya menghadirkannya di tunggal putri KU 18 tahun. Petenis binaan K3N7O3N9 Tennis Academy melewati dua unggulan dalam perjalanan mencapai panggung empat besar.

Azza memang menjalani turnamen dengan gemilang. Datang tanpa peringkat, siswa SMP Negeri 1 Bendosari, Sukoharjo memulai dengan mengatasi unggulan keenam asal Tegal, Najwa Khairunnisa Az Zahra 6-0, 6-4. Tren positifnya lantas ia lanjutkan dengan melewati wakil Kudus, Sifa Salsabella, 2-6, 6-1, (10-2).

Akan tetapi, wakil tuan rumah mesti waspada di empat besar. Ia akan menghadapi unggulan keempat asal Semarang, Kaitlyn Wijaya, yang belum kehilangan satu set pun di sepanjang gelaran turnamen.

Advertisement

Sementara itu, kejutan di KU 16 ditampilkan oleh petenis Purwodadi, Aldino Wahyu Mostavidialova. Setelah menyikat unggulan ketiga asal Pekanbaru, Imam Al-Zikri Suwandi pada perlapan final, 6-1, 4-6, (10-3), Aldino melewati wakil Semarang, Ibrahim Humam, 7-6, 4-6, (10-8). Rubber set tersebut menunjukkan bahwa atlet muda ini punya kekuatan tekad dan semangat pantang menyerah.

Permainan tangguhnya pun akan menemui ujian berarti. Aldino menantang unggulan teratas asal Mataram, Raka AGB, yang tampil dominan dalam perjalanannya mencapai semi final turnamen di tengah liburan sekolah ini.

Sektor KU 14 Putri seakan enggan ketinggalan. Petenis DKI Jakarta, Valissa Marsha Mengko, menampilkannya dengan keistimewaan tersendiri. Valissa memulangkan dua petenis unggulan tanpa kehilangan set. Pada perlapan final, ia atasi unggulan keenam asal Semarang, Kinanti Inara Maritza, 6-2, 6-1. Pada perempat final, ia sudahi unggulan ketiga asal Sukoharjo, Sagita Novia, 7-6(2), 6-2.

Penampilan sempurna ini akan coba ia jaga kala menghadapi unggulan kedua asal Serang, Nakhla Cornelia Naibina yang mencapai semi final usai mengatasi wakil Solo, Saafia Devani Putri, via tie break 2-6, 6-3, (10-1).

Advertisement
Exit mobile version