Olahraga
Update Piala Dunia 2026 > Hasil, Jadwal dan Topskor: Singkirkan Mesir dengan Memalukan, Argentina Jumpa Swiss

Dengan bantuan VAR dan wasit Argentina berhasil menyisihkan Mesir untuk lolos ke perempatfinal Piala Dunia 2026 bersama Swiss yang mengalahkan Kolombia, Rabu (8/7/2026). (Ist)
FAKTUAL INDONESIA: Juara bertahan Argentina melaju dengan memalukan ke perempatfinal setelah menyingkirkan Mesir lewat pertarungan dramatis yang dihiasi insiden keputsan wasit dan VAR yang jauh sangat menguntungkan Argentina. Dalam pertandingan di Atlanta Stadium, Rabu (8/7/2026), Argentina yang sudah tertinggal 0-2 dan seharusnya tersingkir mampu membalik keadaan menang 3-2 lewat bantuan wasit berkali-kali.
Argentina selanjutnya akan menghadapi Swiss yang menghentikan langkah Kolombia lewat adu penalty 4-2 setelah imbang 0-0 sampai perpanjangan waktu di Stadion BC Place Vancouver, Kanada, Rabu.
Dengan adanya dukungan jelas-jelas dari wasit dalam pertandingan melawan Mesir maka Argentina dipastikan akan terus mendapat dukungan pengadil sehingga mampu ke final dan mempertahankan gelar juara dunia.
Argentina yang secara secara permainan sudah tertinggal lebih 0-2 dan 2-1 bahkan 1-3. Namun disinilah wasit membela Argentina dengan membatalkan gol Mesir yang dicetak Zizo dengan lasan sudah ada pelanggaran lebih dulu setelah melihat VAR. Sehingga Mesir gagal mempersar keunggulan yang seharusnya sudah mengantarnya ke perempatfinal.
Demi memberi peluang untuk menyamakan kedudukan dan meraih kemenangan maka wasit terus memberikan keputusan menguntungkan Argentina. Akhirnya maksud wasit itu dan juga mungkin federasi sepakbola dunia FIFA tercapai setelah Argentina mampu mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan 3-2.
Meskipun menang namun dengan bantuan wasit itu Argentina sebenarnya menang secara memalukan melawan Mesir yang merupakan tim harapan benua Afrika selain Maroko. Tampaknya kemajuan sepakbola Mesir telah dirusak oleh wasit yang dikenalikan FIFA.
Lionel Messi yang mencetak satu gol ke gawang Mesir kembali memimpin perburuan pencetak gol terbanyak dengan delapan gol. Unggul atas Kylian Mbappe (Prancis), dan Erling Haaland (Norwegia) masing-masing meraih tujuh gol. Kemudian membayangi Harry Kane (Inggris) yang mengoleksi enam gol.
Persaingan semakin ketat dalam peringkat pencetak gol terbanyak Piala Dunia FIFA 2026 karena setiap pertandingan babak gugur mengubah peta persaingan untuk Sepatu Emas. Setiap gol kini memiliki bobot ekstra saat tim-tim melaju lebih jauh di turnamen ini.
Para penggemar kini mengikuti setiap pertandingan yang tersisa dengan saksama karena satu gol saja dapat mengubah segalanya di puncak klasemen, dan kompetisi ini menjanjikan lebih banyak kejutan seiring berjalannya turnamen menuju tahap-tahap penentu dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia FIFA 2026, peringkat pencetak gol terbanyak.
Jadwal 8 Besar (Perempatfinal):
- Jumat, 10 Juli 2026
Pukul 03.00 WIB: Perancis Vs Maroko di Stadion Boston, Amerika Serikat
- Sabtu, 11 Juli 2026
Pukul 02.00 WIB: Spanyol Vs Belgia di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat
- Minggu, 12 Juli 2026
Pukul 04.00 WIB: Norwegia Vs Inggris di Stadion Miami, Amerika Serikat
Pukul 08.00 WIB: Argentina Vs Swiss di Stadion Kansas City, Amerika Serikat
Jadwal Semifinal
- Rabu, 15 Juli 2026
Pukul 02.00 WIB: di Stadion Dallas, Amerika Serikat
- Kamis, 16 Juli 2026,
Pukul 02.00 WIB: di Stadion Atlanta, Amerika Serikat
Jawal Perebutan Tempat Ketiga
- Minggu, 19 Juli 2026
Pukul 04.00 WIB: di Stadion Miami, Amerika Serikat
Jadwa Final
- Senin, 20 Juli 2026
Pukul 02.00 WIB: di Stadion New Yor New Jersey, Amerika Serikat
Hasil pertandingan 16 besar:
- Rabu 8 Juli 2026
Argentina Vs Mesir 3 – 2
Swiss Vs Kolombia 4-3 (penalti) (0 – 0)
- Selasa, 7 Juli 2026
Spanyol vs Portugal 1 – 0
Belgia vs Amerika Serikat 4 – 1
- Senin, 6 Juli 2026
Inggris vs Meksiko 3 – 2
Norwegia vs Brasil 2 – 1
- Minggu, 5 Juli 2026
Prancis vs Paraguay 1 – 0
Maroko vs Kanada 3 – 0
Hasil Pertandingan 32 Besar:
- Sabtu (4/7/2026)
Mesir vs Australia 4 – 2 (pen) (1-1)
Argentina vs Cape Verde, 3 – 2
Kolombia vs Ghana 1 – 0
- Jumat (3/7/2026)
Spanyol vs Austria 3 – 0
Portugal vs Kroasia, 2 – 1
Swiss vs Aljazair 2 – 0
- Kamis (2/7/2026)
Belgia vs Senegal 3 – 2
Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina 2 – 0
- Rabu (1/7/2026)
Inggris vs Kongo 2 – 1
Norwegia vs Pantai Gading 2 – 1
Prancis vs Swedia 3 – 0
Meksiko vs Ekuador 2 – 0
- Selasa (30/6/2026)
Brasil vs Jepang 2 – 1
Paraguay vs Jerman 4 – 3 (1-1)
Maroko vs Belanda 3 – 2 (1-1)
- Senin (29/6/2026)
Kanada vs Afrika Selatan 1 – 0
Daftar Pencetak Gol Terbanyak (Topskor):
8 gol
Lionel Messi (Argentina)
7 gol
Kylian Mbappe (Prancis), Erling Haaland (Norwegia)
6 gol
Harry Kane (Inggris)
4 gol
Vinicius Junior (Brasil), Ousmane Dembele (Prancis), Ismaila Sarr (Senegal), Mikel Oyarzabal (Spanyol)
3 gol
Jonathan David (Kanada), Deniz Undav (Jerman), Johan Manzambi (Swiss), Matheus Cunha (Brasil), Ismael Saibari (Maroko), Brian Brobbey (Belanda), Elijah Just (Selandia Baru), Kai Havertz (Jerman), Cody Gakpo (Belanda), Julian Quiñones (Meksiko), Folarin Balogun (AS), Cristiano Ronaldo (Portugal)
2 gol
Yasin Ayari (Swedia), Cyle Larin (Kanada), Crysencio Summerville (Belanda), Daichi Kamada (Jepang), Ayase Ueda (Jepang), Maxi Araujo (Uruguay), Ruben Vargas (Swiss), Ermin Mahmic (Bosnia & Herzegovina), Nicolas Pepe (Pantai Gading), Anthony Elanga (Swedia), Pape Gueye (Senegal), Iliman Ndiaye (Senegal), Leandro Trossard (Belgia), Jude Bellingham (Inggris), Yoane Wissa (DR Kongo), Riyad Mahrez (Aljazair), Marko Arnautovic (Austria), Amad Diallo (Pantai Gading), Bradley Barcola (Prancis), Raul Jimenez (Meksiko), Romelu Lukaku (Belgia),
Youri Tielemans (Belgia), Habib Diarra (Senegal), Breel Embolo (Swiss), Azzedine Ounahi (Maroko)
1 gol
Ladislav Krejci (Ceko), In-Beom Hwang (Korea Selatan), Hyun-Gyu Oh (Korea Selatan), Jovo Lukic (Bosnia & Herzegovina), Mauricio (Paraguay), Gio Reyna (AS), Boualem Khoukhi (Qatar), John McGinn (Skotlandia), Nestory Irankunda (Australia), Connor Metcalfe (Australia),
Felix Nmecha (Jerman), Nico Schlotterbeck (Jerman), Livano Comenencia (Curacao), Jamal Musialia (Jerman), Nathaniel Brown (Jerman), Virgil van Dijk (Belanda), Keito Nakamura (Jepang), Alexander Isak (Swedia), Omar Rekik (Tunisia), Viktor Gyokeres (Swedia), Mattias Svanberg (Swedia), Abdulelah Al Amri (Arab Saudi), Ayman Hussein (Irak), Eman Ashour (Mesir), Ibrahim Mbaye (Senegal), Leo Ostigard (Norwegia), Mohamed Mohebi (Iran), Ramid Rezaeian (Iran), Romano Schmid (Austria), Ali Iyad Olwan (Jordan), Joao Neves (Portugal),
Yoane Wissa (DR Kongo), Martin Baturina (Kroasia), Petar Musa (Kroasia), Marcus Rashford (Inggris), Caleb Yirenkyi (Ghana), Daniel Munoz (Kolombia), Abbosbek Fayzullayev (Uzbekistan), Luis Diaz (Kolombia), Jaminton Campaz (Kolombia), Michal Sadilek (Ceko), Granit Xhaka (Swiss), Nathan Saliba (Kanada), Luis Romo (Meksiko), Alex Freeman (AS),
Matias Galarza (Paraguay), Franck Kessie (Pantai Gading), Junya Ito (Jepang), Lamine Yamal (Spanyol), Kevin Pina (Tanjung Verde), Agustin Canobbio (Uruguay), Helio Varela (Tanjung Verde), Finn Surman (Selandia Baru), Mostafa Ziko (Mesir), Mohamed Salah (Mesir), Trezeguet (Mesir), Marcus Pedersen (Norwegia), Amine Gouiri (Aljazair), Nadhir Benbouali (Aljazair),
Nizar Al-Rashdan (Yordania), Nuno Mendes (Portugal), Rafael Leao (Portugal), Ante Budimir (Kroasia), Daniel Muñoz (Kolombia), Kerim Alajbegovic (Bosnia dan Herzegovina), Hassan Al Haidos (Qatar), Promise David (Kanada), Wilson Isidor (Haiti), Achraf Hakimi (Maroko),
Soufiane Rahimi (Maroko), Gessime Yassine (Maroko), Thapelo Maseko (Afrika Selatan),
Mateo Chavez (Meksiko), Alvaro Fidalgo (Meksiko), Nilson Angulo (Ekuador), Leroy Sane (Jerman), Gonzalo Plata (Ekuador), Hazem Mastouri (Tunisia), Daizen Maeda (Jepang), Jan Paul van Hecke (Belanda), Auston Trusty (AS), Arda Guler (Turkiye), Orkun Kokcu (Turkiye),
Sebastian Berhalter (AS), Kaan Ayhan (Turkiye), Thelo Aasgaard (Norwegia), Desire Doue (Prancis), Alex Baena (Spanyol), Mahmoud Sabre (Mesir), Ramin Rezaeian (Iran), Kevin De Bruyne (Belgia), Alexis Saelemaekers (Belgia), Petar Sucic (Kroasia), Nikola Vlasic (Kroasia),
Derrick Luckassen (Ghana), Fiston Mayele (DR Kongo), Eldor Shomurodov (Uzbekistan), Rafik Belghali (Aljazair), Marcel Sabitzer (Austria), Sasa Kalajdzic (Austria), Giovani Lo Celso (Argentina), Lautaro Martinez (Argentina), Mousa Tamari (Yordania), Stephen Eustaquio (Kanada), Kaishu Sano (Jepang), Casemiro (Brasil), Gabriel Martinelli (Brasil), Julio Enciso (Paraguay), Issa Diop (Maroko), Antonio Nusa (Norwegia), Brian Cipenga (DR Kongo), Malik Tillman (AS), Pedro Porro (Spanyol), Ivan Perisic (Kroasia), Goncalo Ramos (Portugal), Dan Ndoye (Swiss), Emam Ashour (Mesir), Lisandro Martinez (Argentina), Deroy Duarte (Tanjung Verde), Sidny Lopes Cabral (Tanjung Verde), Jhon Arias (Kolombia).
Data Piala Dunia 2026:
Tuan Rumah: Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko
Waktu Pelaksanaan: 29 Juni 2026 – 20 Juli 2029
- Babak 32 Besar: 29 Juni – 4 Juli 2026
- Babak 16 Besar: 5 – 8 Juli 2026
- Perempat Final: 10 – 12 Juli 2026
- Semifinal: 15 – 16 Juli 2026
- Perebutan Tempat Ketiga: 19 Juli 2026
- Babak Final: 20 Juli 2026
Negara yang lolos ke 16 Besar:
Kanada, Maroko, Paraguay, Prancis, Brasil, Norwegia, Meksiko, Inggris, Portugal, Spanyol, Amerika Serikat, Belgia, Argentina, Mesir, Swiss, Kolombia/Ghana
Negara yang Lolos 32 Besar:
Negara yang lolos ke 32 Besar: Zona Eropa (UEFA): Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Spanyol, Belgia, Portugal, Kroasia, Swedia, Norwegia, Austria, Bosnia dan Herzegovina; Zona Amerika Selatan (CONMEBOL): Brasil, Argentina, Kolombia, Paraguay, Ekuador; Zona Amerika Utara (CONCACAF): Amerika Serikat, Meksiko, Kanada: Zona Afrika (CAF): Maroko, Senegal, Pantai Gading, Ghana, Republik Demokratik Kongo, Aljazair, Afrika Selatan, Cape Verde; Zona Asia (AFC): Jepang, Korea Selatan, dan Australia.
Peserta Piala Dunia:
Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara yang terbagi ke dalam 12 grup yaitu: 1. Zona Asia (AFC) – 9 Negara: Australia, Irak, Iran, Jepang, Korea Selatan, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan, Yordania: 2. Zona Afrika (CAF) – 10 Negara: Afrika Selatan, Aljazair, Ekuador (via play-off), Ghana, Maroko, Mesir, Pantai Gading, Republik Demokratik Kongo, Senegal, Tanjung Verde; 3. Zona Eropa (UEFA) – 16 Negara: Belanda, Belgia, Bosnia dan Herzegovina, Inggris, Jerman, Norwegia, Portugal, Prancis, Republik Ceko, Skotlandia, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki; 4. Zona Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF) – 6 Negara: Amerika Serikat (Tuan Rumah), Kanada (Tuan Rumah), Meksiko (Tuan Rumah), Curacao, Haiti, Panama; 5. Zona Amerika Selatan (CONMEBOL) – 6 Negara; Argentina, Brasil, Ekuador, Kolombia, Paraguay, Uruguay; 6. Zona Oseania (OFC) – 1 Negara: Selandia Baru;
Juara Piala Dunia Lima Penyelenggaraan Terakhir:
Brasil menjadi negara tersukses dalam sejarah turnamen ini dengan koleksi 5 gelar juara, disusul oleh Jerman dan Italia (masing-masing 4 gelar), Argentina (3 gelar), Prancis dan Uruguay (masing-masing 2 gelar), serta Inggris dan Spanyol (masing-masing 1 gelar).
Juara Piala Dunia lima edisi terakhir:
2022: Argentina
2018: Prancis
2014: Jerman
2010: Spanyol
2006: Italia
Daftar Negara Juara
Brasil (5 kali): 1958, 1962, 1970, 1994, 2002
Jerman (4 kali): 1954, 1974, 1990, 2014
Italia (4 kali): 1934, 1938, 1982, 2006
Argentina (3 kali): 1978, 1986, 2022
Prancis (2 kali): 1998, 2018
Uruguay (2 kali): 1930, 1950
Inggris (1 kali): 1966
Spanyol (1 kali): 2010
5 Pemenang Sepatu Emas Terakhir
2022 (Qatar): Kylian Mbappé (Prancis) – 8 gol
2018 (Rusia): Harry Kane (Inggris) – 6 gol
2014 (Brasil): James Rodríguez (Kolombia) – 6 gol
2010 (Afrika Selatan): Thomas Müller (Jerman) – 5 gol
2006 (Jerman): Miroslav Klose (Jerman) – 5 gol. ***