Olahraga

Upacara Pembukaan ASEAN Para Games 2025: Bawa Bendera Merah Putih Arib Dzaky Kenakan Pakaian Adat NTT

Published

on

Upacara Pembukaan ASEAN Para Games 2025: Bawa Bendera Merah Putih Arib Dzaky Kenakan Pakaian Adat NTT

Atlet para angkat berat M Mabruk Arib Dzaky mengungkapkan rasa bangganya setelah terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih saat defile kontingen Indonesia di upacara pembukaan ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa (20/1/2026). (NPC Indonesia)

FAKTUAL INDONESIA: Mendapat kepercayaan membawa Bendera Merah Putih upacara pembukaan ASEAN Para Games 2025, Selasa (20/1/2026) malam, atlet para angkat berat M Mabruk Arib Dzaky akan tampil spesial.

Upacara pembukaan ASEAN Para Games 2025 akan dilakukan di 80th Birthday Anniversary Stadium, Selasa mulai pukul 19.00 WIB.

Dalam penampilan perdananya di ASEAN Para Games ini, Arib Dzaky yang asal Kalimantan Barat akan mengenakan pakaian adat dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Arib Dzaky tak sendirian dalam memperkenalkan baju adat yang menjadi simbol kekayaan budaya Indonesia.

Baca Juga : ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas

Atlet kelahiran 29 Februari 2004 tersebut akan dikawal dua atlet para tenis meja asal Jawa Tengah, Agustiningsih dan Sri Wahyuni, yang akan mengenakan baju adat dari NTT dan Bali.

Advertisement

Tak ketinggalan atlet para atletik asal Bali, I Kadek Dwi Purwana Yasa dan atlet para panahan asal Kalimantan Selatan, Riyanti Ananda, akan mengenakan baju adat dari provinsi Sumatera Utara.

Anggota tim Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Dedy Irwan Virantama, mengatakan bahwa para atlet dan ofisial sudah siap tampil berbeda pada pesta pembukaan ASEAN Para Games 2025.

Baca Juga : ASEAN Para Games 2025: Dua Atlet Termuda Indonesia Berambisi Ukir Prestasi, Senny Marbun Komitmen Regenerasi

“Di opening ceremony nanti kita akan menampilkan sesuatu yang luar biasa. Kita akan tunjukkan kepada negara-negara peserta bahwa Indonesia kaya akan budayanya, serta melambangkan filosofi kebudayaan dan persatuan,” kata Dedy Irwan Virantama, Senin (19/1/2026).

Bidang Humas dan Media NPC Indonesia melansir, total ada 50 atlet dan ofisial yang akan ikut dalam rombongan defile kontingen Indonesia. Dedy Irwan menjelaskan pemilihan Arib Dzaky sebagai pembawa bendera Merah Putih.

Baca Juga : ASEAN Para Games 2025: Jaksa Agung Beri Dukungan dan Motivasi Kontingen Indonesia

“Kita telah menunjuk saudara Mabruk Arib Dzaky, seorang atlet para angkat berat yang masih muda dan tentunya berprestasi, yang menjadi simbol kejayaan para atlet Indonesia,” jelas Dedy Irwan.

Advertisement

Keseriusan Indonesia dalam mempersiapkan opening ceremony sekaligus menegaskan kesiapan para atlet untuk memburu prestasi di ASEAN Para Games 2025. Kontingen Indonesia berangkat dengan target 82 medali emas, 77 perak dan 77 perunggu.

“Kalau ditanya tentang kesiapan para atlet, jangan pernah diragukan, karena mereka sudah beradaptasi dengan lingkungan baru, beradaptasi dengan venue pertandingan dan siap menjemput kemenangan,” ucap Dedy Irwan.

Sementara itu, Arib Dzaky mengungkapkan rasa bangganya setelah terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih saat defile kontingen Indonesia di upacara pembukaan ASEAN Para Games 2025.

Baca Juga : ASEAN Para Games 2025: CdM Kontingen Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terjamin

Pada H-1 acara tersebut, Arib Dzaky bersama empat atlet lainnya mencoba baju adat yang akan dikenakan. Arib Dzaky mengaku terkesan dengan kemewahan baju adat NTT.

“Menurut saya, bajunya bagus sekali. Walaupun saya bukan dari NTT, tetapi dari Kalimantan Barat, saya suka baju ini, keren,” ungkap atlet peraih medali perak PEPARNAS XVII 2024 dan medali emas World Abilitysport Youth Games 2025 ini.

Advertisement

Hal yang sama turut diungkapkan Sri Wahyuni yang menjajal baju adat Bali. Ia menjadi lebih percaya diri menuju momen pertamanya mengikuti defile untuk ajang ASEAN Para Games.

“Saya senang sekali bisa terpilih. Baru pertama kali ini saya mengikuti acara pembukaan. Hari ini, saya mencoba memakai baju adat Bali. Bajunya sangat keren sekali,” ujar Sri Wahyuni. ***

Exit mobile version